Round-Up

Teguran Dilayangkan Usai SKB 3 Menteri Ditolak Wali Kota Pariaman

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 08:22 WIB
Genius Umar (Jeka-detikcom)
Foto: Walkot Pariaman, Genius Umar (Jeka-detikcom)
Jakarta -

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) cepat bertindak usai Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Genius Umar terang-terangan menolak Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri soal seragam sekolah. Kemendagri menegur Wali Kota Pariaman.

"Kami menegur yang bersangkutan," kata Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik kepada wartawan di Gedung A Kemendagri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Keputusan Wali Kota Pariaman tidak menerapkan SKB 3 menteri tentang seragam sekolah menuai polemik. Kemendagri, hingga DPR mengkritik Genius.

Kemendagri sendiri menegur Genius Umar secara lisan. Kementerian yang dipimpin Tito Karnavian itu bahkan tidak menutup kemungkinan untuk memberi Wali Kota Pariaman sanksi.

"Sanksi kami memungkinkan, yang jelas melalui komunikasi saya yakin Pak Wali (Kota Pariaman) akan mampu memahami tanggung jawabnya," ujar Akmal.

"Saya ingatkan tugasnya kepala daerah itu adalah mentaati seluruh peraturan perundang-undangan. SKB adalah peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Wali Kota Pariaman memang tak ragu menyatakan menolak SKB 3 menteri soal seragam sekolah. Genius mengklaim tak pernah ada kasus penolakan pemakaian seragam sekolah yang identik dengan agama Islam di kota yang dia pimpin.

Sikap Genius Umar itu juga dianggapi Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang. Junimart Girsang mendesak Mendagri Tito Karnavian mengambil sikap terhadapGenius Umar.

"Mendagrituhharus betul-betul cerdas juga menyikapi ini. Ada baiknya melakukan sosialisasi atau edukasi yang sifatnya edukatif. Nah kalau tidak juga ya sudah. Mendagri dengan segala kewenangannya bisa mengambil sikap," kata Junimarti Girsang kepada wartawan, Rabu (17/2).

Simak video 'Penolakan SKB Menteri soal Seragam Sekolah di Sumbar, Ini Kata Pemprov':

[Gambas:Video 20detik]



Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2