Round-Up

Usul Pencopotan Wakil Ketua DPRD Sulut Usai Selingkuh Bikin Golkar Heran

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 08:06 WIB
Michaela Elsiana Paruntu saat memenuhi undangan BK DPRD Sulut terkait dugaan perselingkuhan suaminya, James Arthur Kojongian (Trisno Mais/detikcom)
Foto: Michaela Elsiana Paruntu saat memenuhi undangan BK DPRD Sulut terkait dugaan perselingkuhan suaminya, James Arthur Kojongian (Trisno Mais/detikcom)
Jakarta -

Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulawesi Utara (Sulut) mengusulkan James Arthur Kojongian (JAK) dicopot dari jabatan wakil ketua usai kepergok berselingkuh. Fraksi Partai Golkar DPRD Sulut heran dengan usulan tersebut.

Kasus ini bermula ketika istrinya memergoki James Arthur Kojongian berselingkuh. Saat dipergoki, Michaela bahkan nekat menaiki kap mobil yang dikendarai James. Kejadian ini terjadi di wilayah Tumatangtang, Kecamatan Tomohon Selatan, Sulut, pada Senin (25/1).

Saat memenuhi panggilan BK DPRD Sulut, James menyampaikan permintaan maaf. Dia mengatakan memenuhi undangan BK DPRD Sulut karena ingin menjaga marwah lembaga DPRD Sulut.

"Saya hadir menyikapi undangan klarifikasi BK kepada saya. Saya pribadi hadir mengadakan klarifikasi dari BK dengan niat baik, tulus, dan rendah hati. Saya ingin menjaga marwah DPRD, rumah aspirasi masyarakat Sulut, lembaga DPRD Sulut. Sekaligus menjaga tugas BK sesuai dengan tatib. Saya ingin menanggapi BK atas peristiwa luar biasa yang terjadi atas kehidupan keluarga saya," tutur James.

Namun BK DPRD Sulut merekomendasikan James Arthur dicopot dari jabatan wakil ketua. BK juga merekomendasikan partai terkait untuk memberhentikan James sebagai anggota DPRD Sulut.

"BK menetapkan dalam rapat paripurna ini sanksi pelanggaran terhadap wakil ketua James Arthur Kojongian, ST., MM dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sulut. Pemberhentian sebagai anggota DPRD diserahkan kepada pimpinan partai politik yang bersangkutan, dalam arti Partai Golongan Karya (Golkar)," kata Ketua BK DPRD Sulut, Sandra Rondonuwu saat membacakan keputusan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sulut, Selasa (16/2/2021).

BK DPRD Sulut menilai James telah melanggar sumpah jabatan anggota Dewan. Sandra memastikan putusan ini diambil secara profesional yang berdasar musyawarah dan mufakat sesuai mekanisme yang berlaku.

"Langkah yang diambil merupakan representasi fraksi di DPRD Sulut. Dengan semangat profesionalisme, seluruh anggota BK menanggalkan kepentingan partai, kelompok maupun pribadi," ujarnya.

Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen memaparkan, dalam menangani kasus selingkuh James Arthur Kojongian BK telah melakukan tahapan-tahapan sesuai ketentuan yang berlaku. Mulai dari penyelidikan, meminta pendapat ahli hingga klarifikasi ke James Arthur.

"Saya kira tahapan-tahapan itu sudah jelas. Jadi dalam kesempatan ini saya baca, berdasarkan keputusan DPRD yang telah dibacakan oleh Ketua Badan Kehormatan, maka DPRD Sulut melalui rapat paripurna ini mengumumkan bahwa, pertama, mengusulkan Bapak James Arthur Kojongian (diberhentikan) dari jabatan Wakil Ketua DPRD Sulut, kedua pemberhentian JAK sebagai anggota DPRD Sulut sesuai dengan mekanisme diserahkan ke partai politik yang bersangkutan, dalam hal ini Golongan Karya," pungkasnya.

Simak video 'Pergoki Suami Selingkuh, Istri Wakil Ketua DPRD Sulut Diklarifikasi BK':

[Gambas:Video 20detik]



Golkar pun merasa heran. Baca di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2