Kemendagri Tunggu Kemenkum HAM soal Pelantikan Bupati Sabu Raijua

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 15:15 WIB
Jakarta -

Masa jabatan bupati Sabu Raijua berakhir pada hari ini, 17 Februari 2021. Namun Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebutkan belum akan melantik bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P Riwu Kore, karena masalah kewarganegaraan belum tuntas.

Kemendagri telah berkoordinasi dengan beberapa pihak bersangkutan termasuk pihak Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM). Saat ini keputusan kewarganegaraan Orint P Riwu masih diteliti oleh Kemenkum HAM.

"Sudah kita rapatkan kemarin sampai pada satu titik meminta kepada temen-temen Kum HAM untuk mempercepat penelitian karena memang ketika menentukan status kewarganegaraan, Kemenkum HAM harus melakukan penelitian dahulu," ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik kepada wartawan di Lobby Gedung A Kementerian Dalam Negeri, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

Akmal mengatakan Kemendagri selaku pihak yang mengesahkan jabatan kepala daerah. Terkait kewarganegaraan Orient, saat ini masih pada ranah Kemenkum HAM.

"Kemendagri mempunyai posisi adalah memberikan legalitas pasca-terjadinya proses demokrasi election. Nah, oleh karena ada di awal yang menyampaikan dari Kedubes Amerika bahwasanya yang bersangkutan adalah warga negara Amerika dan adanya surat dari KPU yang meminta kepada kami untuk menunda pelantikan. Sekali lagi kami sudah berkomunikasi dengan semua pihak," jelasnya.

Akmal mengatakan pihaknya belum bisa menentukan nasib pelantikan bupati terpilih yang memiliki kewarganegaraan AS itu. Keputusan pelantikan, kata Akmal tergantung hasil penelitian dari Kemenkum HAM.

"Opsi apa yang akan kami lakukan sangat tergantung apa keputusan dari Kemenkum HAM," tegas Akmal.

Selanjutnya
Halaman
1 2