Round-Up

Menanti Nasib Status WNA Bupati Sabu Raijua Terpilih di Kemendagri

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 21:38 WIB
Gedung Kementrian Dalam Negeri, Jakarta
Gedung Kemendagri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Nasib status WNA Bupati Sabu Raijua terpilih Orient P Riwu Kore tengah dibahas Kemendagri. Masukan dari berbagai pihak bakal dipertimbangkan.

Permintaan agar Mendagri Tito Karnavian tidak melantik Orient Riwu Kore tak melantik Orient Riwu Kore sebelumnya disampaikan oleh Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo dalam keterangannya, Senin (15/2/2021).

"Bawaslu meminta Mendagri untuk tidak melantik Orient sebagai Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)," kata Ratna.

Ratna mengatakan Bawaslu telah mengirim surat ke Mendagri Tito Karnavian. Surat itu menyatakan Orient Patriot Riwu Kore tak memenuhi syarat sebagai calon Bupati Kabupaten Sabu Raijua lantaran masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS).

"Secara hukum, Orient tidak memenuhi syarat menjadi calon bupati setelah ditemukannya status kewarganegaraan ganda terlapor (Orient) dari rangkaian hasil pengawasan Bawaslu Kabupaten Sabu Raijua," ungkapnya.

Ratna menyebut, meskipun telah ada penetapan pasangan calon (paslon) terpilih berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua Nomor 25/HK.03.1-Kpt/5320/KPU-Kab/I/2021 tanggal 23 Januari 2021. Namun adanya keadaan fakta hukum baru kewarganegaraan tersebut membuat syarat pencalonan Orient tak lagi terpenuhi.


Hal ini sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) UU Pemilihan jo Pasal 4 ayat (1) Peraturan KPU Nomor 9 Tahun 2020, sebagai syarat fundamental harus warga negara Indonesia (WNI).

Pihak Kemendagri pun angkat bicara. Kemendagri mengatakan akan mempertimbangkan saran dari sejumlah pihak.

"Kemendagri memperhatikan masukan dari berbagai pihak terkait permasalahan status kewarganegaraan Bupati Sabu Raijua terpilih," kata Kapuspen Kemendagri Benni Irwan saat dihubungi, Selasa (16/2).

Rapat koordinasi untuk membahas status Orient Riwu Kore pun digelar. Rapat dilaksanakan dengan mengundang sejumlah pihak terkait.

"Sore ini akan diselenggarakan rapat koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait sebelum diambil keputusan," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2