Round-Up

Kerumunan di Kolam Arus The Jungle Bogor Berujung Penyegelan

tim detikcom - detikNews
Selasa, 16 Feb 2021 05:01 WIB
Bima Arya ungkap penyebab Kota Bogor masih zona merah
Foto: M Solihin
Jakarta -

Viralnya video yang memperlihatkan kerumunan pengunjung di kolam renang The Jungle Waterpark Bogor langsung direspons Pemkot Bogor. Pengelola The Jungle itu pun didenda maksimal oleh Satgas COVID-19 Kota Bogor.

Dari video yang beredar, sejumlah pengunjung baik anak-anak hingga orang dewasa memadati bermain di sebuah kolam dengan memakai pelampung. Kerumunan itu jadi sorotan di media sosial.

Wali Kota Bogor Bima Arya yang mengetahui hal tersebut langsung mengambil tindakan. Bima mengatakan The Jungle Waterpark Bogor disegel.

Selain itu, lanjutnya, The Jungle Waterpark Park Bogor juga wajib membayar denda maksimal. Hal ini, lanjutnya, dikarenakan The Jungle Waterpark Bogor melanggar prokes.

"Saya sudah panggil pengelola Jungle ke Balai Kota (Bogor). Saya perintahkan (The Jungle Waterpark Bogor) disegel dan didenda maksimal," kata Bima Arya, saat dihubungi, Senin (15/2/2021).

"Berdasarkan Perwali (peraturan wali kota), apabila pelanggaran dilakukan oleh perusahaan, dendanya antara Rp 5-10 juta. Saya minta denda maksimal," imbuh Bima.

Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah menambahkan kepadatan pengunjung di The Jungle Waterpark Bogor terjadi Minggu (14/2) kemarin. Agustian mengatakan pengunjung The Jungle Bogor saat itu sebenarnya hanya 15 persen, atau tidak melanggar kapasitas maksimal 25 persen.

Namun, lanjutnya, pengunjung ramai-ramai berkumpul di wahana kolam arus di satu waktu hingga menyebabkan kerumunan.

"(Saat terjadi kepadatan di The Jungle Waterpark Bogor kemarin) pengunjungnya hanya 15 persen. Tapi (pengunjung yang datang) terpusat di wahana kolam arus karena hanya satu kali beroperasinya di jam 14.00 WIB," ujar Agustian.

Lanjutnya, The Jungle Waterpark Bogor disegel sore tadi. Dia mengatakan penyegelan dilakukan sampai pengelola tempat tersebut membayar denda Rp 10 juta.

"(Penyegelan) sampai proses pembayaran dendanya dilakukan dan yang bersangkutan membuat surat permohonan pembukaan segel sementara karena telah melaksanakan kewajiban membayar sanksi denda administratif," katanya.

"Denda maksimal 10 juta akan dikenakan pada pihak pengelola," sambung Agustian.

Satgas COVID Kota Bogor juga menegaskan kembali sanksi untuk pelanggar prokes di Kota Bogor. Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2