Guru SD Dipecat Usai Posting Gaji Rp 700 Ribu, Ini Kata Gubernur Sulsel

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 21:26 WIB
Hervina (34), guru honorer 16 tahun di Bone, Sulsel dipecat karena posting gaji Rp 700.000 (dok. Istimewa).
Hervina (34), guru honorer 16 tahun di Bone, Sulsel, dipecat karena posting gaji Rp 700.000. (Foto: dok. Istimewa)
Makassar -

Hervina (34), guru honorer di SDN 169 Sadar, Kabupaten Bone, dipecat kepala sekolah (kepsek) setelah mem-posting gaji Rp 700 ribu. Pemecatan itu mendapat respons dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Nurdin mengaku telah mendapat laporan dari bupati setempat terkait kasus pemecatan guru honorer tersebut. Nurdin menyebut pemecatan juga dilakukan lantaran sang guru tak aktif melakukan proses belajar-mengajar selama 5 tahun lamanya.

"Kita harus juga mendengar sesuai dengan laporan Wakil Bupati kepada saya, saya kan langsung ke Bone mengecek ya, saya sudah mendapat laporan dari Pak Bupati yang bersangkutan itu 5 tahun tidak aktif, terus diaktifkan lagi," kata Nurdin di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Senin (15/2/2021).

Nurdin mengatakan transparansi penerimaan gaji penting, sang guru dinilai mendapatkan gaji Rp 700 ribu dari dana alokasi khusus (DAK) ditambah dengan APBD Rp 500 ribu.

"Terus gaji 700 itu memang dari DAK dan ada lagi 500 dari APBD, jadi itu sebenarnya memang penting kita harus transparan untuk menyampaikan," jelasnya.

Menurut Nurdin, seorang guru harus konsisten melakukan proses belajar-mengajar terus-menerus. Hal ini mungkin juga menjadi pertimbangan kepsek untuk melakukan pemecatan.

"Bukan karena faktor itu (gaji), ini kan pendidikan, namanya guru harus intinya dia mengajar jadi ada pertimbangan lain oleh kepala sekolah mungkin tidak efektif," tuturnya.

Simak cerita terbuka Hervina soal pemecatannya dari sekolah di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2