Anggota Komisi I DPR Minta KPI Bekukan Acara TV Langgar Prokes Corona

Matius Alfons - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 20:14 WIB
Sukamta, Sekretaris Fraksi PKS DPR RI, anggota komisi I
Sukamta (Ristu Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR, Sukamta, meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tegas terkait protokol kesehatan (prokes) pencegahan Corona atau COVID-19 di acara TV. Politikus PKS ini menilai KPI bisa menegur hingga membekukan acara yang melanggar prokes Corona.

"Bagus lah. Memang tugas KPI kan menjaga agar penyiaran kita bisa memberikan pendidikan kepada masyarakat, apa pun acaranya," kata anggota Komisi I DPR, Sukamta, kepada wartawan, Senin (5/2/2021).

Sukamta mengatakan semua pihak, termasuk KPI, harus mengingatkan protokol kesehatan COVID-19 dilakukan. Apalagi, katanya, siaran TV merupakan konsumsi publik.

"Apalagi media penyiaran TV yang memakai frekuensi publik. Wajib hukumnya memberikan teladan dan KPI bertugas memberikan pengawasannya," ucapnya.

Sukamta meminta seluruh tayangan televisi memberikan contoh penerapan protokol kesehatan, seperti memakai masker. Jika acara TV itu direkam sebelum pandemi, harus ada penjelasan yang disertakan dalam tayangan tersebut.

"Iya. Semua. Kalau tayangan itu hasil rekaman sebelum pandemi, bisa dikasih catatan untuk mengingatkan masyarakat," ujarnya.

Dia menyarankan agar KPI memberikan sanksi kepada stasiun TV yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Sanksi, katanya, bisa berupa teguran hingga membekukan sinetron atau talk show tersebut.

"KPI membuat bermacam-macam sanksi, mulai dari teguran lisan, tertulis sampai diminta agar acaranya dibekukan. Bisa didalami di KPI," sebutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2