UIN Makassar Belum Sanksi Dosen Wajibkan Mahasiswa Bawa Bunga, Ini Alasannya

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 17:04 WIB
Suasana saat mahasiswa dan dosen UIN Makassar didamaikan rektor (Hermawan/detikcom).
Suasana saat mahasiswa dan dosen UIN Makassar didamaikan rektor. (Hermawan/detikcom)
Makassar -

Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar belum memberikan sanksi ke dosen yang mewajibkan mahasiswinya membawa bunga saat bimbingan skripsi. Pihak kampus menyebut proses di Penegakan Kode Etik (KPKE) masih berjalan.

"Itu kan masih berproses, mudah-mudahan proses yang dilakukan komisi kode etik itu adalah sebuah upaya dalam membuat kita lebih matang lagi dalam menyusun sistem untuk kita bisa lebih berintegritas dalam upaya untuk melakukan proses akademik," kata Rektor UIN Alauddin Makassar Profesor Hamdan Juhannis kepada detikcom saat ditemui di kawasan Panakkukang, Makassar, Senin (15/2/2021).

Kendati KPKE masih berproses, Hamdan menilai persoalan tersebut tak perlu lagi dibesar-besarkan karena pihak mahasiswa dan dosen sepakat berdamai. Hamdan juga menyebut pihaknya akan bekerja keras agar persoalan ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

"Dan saya pada kesempatan ini juga mengambil pelajaran terbaik dari masalah ini untuk menjadi syok terapi bagi kita supaya jangan ada lagi sikap-sikap, perilaku-perilaku, atau kecenderungan-kecenderungan yang mengarah kepada hal-hal yang tidak akademis yang bisa mengganggu proses akademik yang kita bangun selama ini," katanya.

Untuk mencegah perilaku serupa terulang, Hamdan berjanji pihaknya segera membuat aturan atau regulasi baru di kampus.

"Dan insyaallah ini menjadi panduan juga bagi kami untuk bisa mengatur semacam aturan-aturan atau kode etik untuk memastikan hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," katanya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2