Ini Langkah Pemprov DKI Tangani 82 RW Zona Merah COVID-19

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 15:35 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Ahmad Riza Patria (Wilda/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta melaporkan sebanyak 82 RW di DKI Jakarta masuk kategori zona merah COVID-19. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan perubahan zona ini menjadi perhatian khusus selama penanganan COVID-19.

"Sudah jelas, semua zona merah, oranye, kuning, hijau, semua ada tahapannya, ada protapnya, ada prosedurnya, ada semua tahapannya tentu zona-zona seperti itu menjadi perhatian lebih," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2021).

Sejumlah langkah demi menekan jumlah zona merah sudah dilakukan. Salah satunya dengan membatasi akses keluar-masuk di perkampungan.

"Kami selama ini bentuk kampung siaga, kampung aman, kampung tangguh di tiap RW salah satunya sebelum ada zona merah kami juga sudah membatasi. Jumlah pintu keluar masuk dibatasi," sebutnya.

Tak hanya itu, penambahan fasilitas penunjang seperti wastafel dan disinfektan juga diupayakan. Lebih lanjut politikus Gerindra ini menuturkan sosialisasi penerapan protokol kesehatan COVID-19 juga diumumkan khususnya saat menjelang waktu salat.

"Disiapkan wastafel, disinfektan secara rutin dibersihkan, ada patroli, piket, disiapkan tempat tempat lain, pengawasan, ada rapat koordinasi, semua kami berdayakan, bahkan di masjid-masjid juga diumumkan secara rutin waktu salat, waktu Jumat, waktu salat apapun untuk disosialisasikan berbagai informasi dan protokol kesehatan lainnya," tuturnya.

Sebelumnya, 82 RW di DKI Jakarta masuk kategori zona merah atau penularan tertinggi COVID-19. RW terbanyak masuk zona merah COVID-19 ada di Jakarta Selatan (Jaksel).

Berdasarkan data di situs corona.jakarta.go.id, Jumat (12/2), RW berstatus zona merah ini tersebar di lima wilayah kota madya Jakarta dan Kepulauan Seribu. Data 82 RW masuk zona merah itu berdasarkan data per 4 Februari 2021.

Dengan rincian Jakarta Utara sebanyak 4 RW, Jakarta Timur 6 RW, Jakarta Selatan 41 RW, Jakarta Pusat 16 RW, Jakarta Barat 13 RW, dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu 2 RW.

Wilayah zona merah tersebut berada di 40 kelurahan. Kelurahan dengan RW masuk zona merah terbanyak ialah Kelurahan Joglo (6 RW), Kelurahan Karet Kuningan (6 RW), Kelurahan Srengseng (5 RW), dan Kelurahan Tegal Parang (5 RW).

(isa/isa)