ADVERTISEMENT

Tak Tuntas di 2020, Pembahasan Kenaikan Gaji Pimpinan KPK Lanjut Tahun Ini

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 06:02 WIB
Pimpinan KPK yang dipimpin Firli Bahuri melakukan serah-terima jabatan dengan Komisioner KPK periode 2015-2019 yang dipimpin Agus Rahardjo. Begini momennya.
Foto lima pimpinan KPK (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Pembahasan mengenai kenaikan gaji lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata tak tuntas di tahun 2020. Namun, pembahasan soal kenaikan gaji pimpinan KPK itu akan lanjut tahun ini.

Kasubdit Penyusunan RUU, RPERPPU, dan RPP pada Direktorat Jenderal Perundangan-undangan (Ditjen PP), Radita Ajie mengatakan pembahasan kenaikan gaji pimpinan KPK sempat masuk program penyusunan PP tahun 2020. Namun, ia menjelaskan pembahasannya tidak selesai.

"Penyusunan RPP Hak Keuangan Pimpinan KPK sempat dibahas di 2020 namun tidak selesai, nah untuk kelanjutan penyusunannya harus menunggu keppres Progsun PP apakah masuk dalam program Penyusunan di tahun 2021 apa tidak," kata Radita Ajie saat dikonfirmasi, Minggu (14/2/2021).

Untuk itu, Radita Ajie mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu terbitnya Keputusan Presiden (Keppres) Progsun PP tahun 2021. Ia mengatakan kemungkinan Progsun PP 2021 akan terbit pada Maret 2021.

"Masih menunggu progsun PP-nya, mungkin sekitar Maret 2021," ujar Radita.

Kabar mengenai kenaikan gaji lima pimpinan KPK kembali mencuat setelah eks Jubir KPK Febri Diansyah saling berbalas cuitan dengan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron pada Minggu (14/2). Hal itu bermula ketika Nurul Ghufron yang membalas cuitan lama Febri.

Cuitan yang dimaksud itu tentang tanggung jawab bagi mereka yang tengah diberi amanah suatu jabatan. Cuitan itu tertanggal 10 Oktober 2020.

Lantas, pada 14 Februari 2021, Nurul Ghufron melalui akun Twitter @Nurul_Ghufron membalas cuitan Febri itu. Ghufron menyampaikan rasa terima kasih kepada Febri.

"Terimakasih mas @febridiansyah jaga perjuangan kami dg terus anda awasi, bersama semua sahabat pemerhati anti korupsi & masyarakat, hy dg kontrol wewenang akan terjaga keamanahannya," kata Ghufron melalui Twitter.

Tercatat balasan Ghufron tersebut sekitar 5 bulan setelah Febri mencuitkan hal itu. Namun, setelah itu, Febri tampak membalas cuitan Ghufron.

"Dah memasuki tahun ke-2 kepemimpinan periode sekarang ya pak.. Smg amanah. Oh ya, banyak yg tanya ttg isu rencana naik gaji Pimp & Pejabat KPK. Jumlahnya juga jauh lebih tinggi. Karena sumbernya nanti dari uang rakyat, ada baiknya dijelaskan ke publik juga Pak. Maaf jk keliru.," kata Febri.

Simak juga video 'Eks Pimpinan KPK ke Firli Bahuri: Jangan Takut Diancam Siapapun!':

[Gambas:Video 20detik]



Berita awal mula usulan kenaikan gaji pimpinan KPK ada di halaman berikutnya>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT