PKS Soroti Lemahnya Status Honorer soal Guru Posting Gaji Dipecat

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 08:48 WIB
Hervina (34), guru honorer 16 tahun di Bone, Sulsel dipecat karena posting gaji Rp 700.000 (dok. Istimewa).
Foto: Hervina (34), guru honorer 16 tahun di Bone, Sulsel dipecat karena posting gaji Rp 700.000 (dok. Istimewa).
Jakarta -

Guru honorer SDN 169 Desa Sadar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Hervina (34), dipecat kepala sekolah setelah mengunggah gajinya senilai Rp 700 ribu di media sosial. Wakil Ketua Komisi X Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih bicara status guru honorer yang masih lemah.

"Itulah nasib guru honorer. Mereka direkrut saat dibutuhkan dan mereka sudah bekerja untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini, namun ketika mengeluh imbalan yang tak sesuai malah dipecat. Statusnya sangat lemah. Nuansanya suka dan tidak suka. Meski sudah 16 tahun tapi dengan mudah diberhentikan," kata Abdul, ketika dihubungi, Kamis (11/2/2021).

Abdul mengatakan Komisi X telah sepakat untuk memperjelas status guru honorer untuk diangkat menjadi PNS dengan terbitnya PP No. 48 di tahun 2005. Namun, sampai saat ini masalah guru honorer belum terselesaikan.

"Komisi X sudah sepakat agar pendidikan kita berkualitas maka ke depan guru dan tenaga kependidikan mesti jelas statusnya, jelas kesejahteraannya dan jelas jaminan sosial nya. Apalagi di sekolah negeri. Langkah selanjutnya kita harus meningkatkan mutu mereka," ujarnya.

"Sebenarnya sejak 2005 problema pegawai honorer ini akan diselesaikan dengan semangat untuk diangkat menjadi PNS, dengan terbitnya PP no 48 tahun itu. Namun Namun ternyata berlarut larut sampai sekarang. Untuk itu pula Komisi X membentuk panja Pengangkatan GTK honorer menjadi ASN. Agar peristiwa seperti di Sulsel itu tidak terjadi lagi," lanjut Abdul.

Simak cerita guru honorer dipecat karena posting gaji Rp 700 ribu di halaman berikutnya.

Tonton juga Video: Dear Guru Honorer, Nadiem Tak Batasi Usia Ikut Seleksi PPPK

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2