Round-Up

Geger Aisha Weddings Promosikan Nikah Dini Mulai Diusut Polisi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 06:31 WIB
Gedung Polda Metro Jaya
Gedung Polda Metro Jaya. (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kontroversi situs Aisha Weddings yang mempromosikan nikah usia dini berbuntut panjang. Aisha Weddings dilaporkan ke polisi karena dinilai melanggar ketentuan undang-undang.

Aisha Weddings awalnya dilaporkan oleh Sahabat Milenial Indonesia (Samindo). Dalam laporan bernomor LP/800/II/Yan2.5/2021/SPKT PMJ, pihak Aisha Wedding dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Pasal 27 ayat (1) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Aisha Weddings dilaporkan karena mempromosikan pernikahan di usia dini mulai dari umur 12 tahun. Tidak hanya itu, Aisha Weddings juga mempromosikan poligami dan nikah siri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan bahwa pihaknya memulai pengusutan laporan tersebut. Dalam waktu dekat, penyidik akan meminta klarifikasi dari beberapa pihak untuk dimintai keterangan.

"Laporannya sudah masuk di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Ini masih kita lakukan klasifikasi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/2/2021).

Menurut Yusri, pihaknya menjadwalkan akan memanggil pihak pelapor terlebih dahulu. Selain itu, dia menyebut penyidik kini tengah mem-profiling akun-akun yang berkaitan dengan situs Aisha Weddings.

"Kita klarifikasi pelapornya, sementara kita profiling akun tersebut," imbuh Yusri.

Lebih lanjut, Yusri memastikan penyelidikan kasus tersebut akan tetap berlanjut meski pemilik situs telah menghapus situs tersebut.

"Jejak digital tidak akan pernah hilang sampai kapanpun mau dihapus atau ditenggelamkan," tegas Yusri.

Di halaman selanjutnya, alasan pelapor melaporkan ke polisi

Simak video 'KPAI Imbau KUA Tidak Berikan Izin Pernikahan Dini':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3