Pria Ngamuk Mau Dicerai Luka 14 Jahitan, Sempat Duel hingga Ipar Tewas

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 15:10 WIB
Ilustrasi fokus (bukan buat insert) Pembunuhan Sisca Icun (Nadia Permatasari/detikcom)
Ilustrasi Pembunuhan (Nadia Permatasari/detikcom)
Jakarta -

Pria berinisial A ditangkap polisi karena diduga membunuh kakak ipar serta membuat istri dan ibu mertuanya terluka parah. Tersangka A diduga sempat terlibat duel dengan korban.

Dalam kasus ini, tersangka A mengalami luka terbuka. Setelah diberi perawatan, saat ini pelaku ditahan di Polresta Pontianak.

"Ya (masih diperiksa). Tadi sudah kita berikan pengobatan. Karena dimungkinkan terjadi duel ini pelaku dengan korban yang meninggal. Pelaku sudah kita lakukan perawatan dan mendapatkan 14 jahitan," kata Kapolresta Pontianak Kombes Leo Joko Triwibowo saat dimintai konfirmasi, Kamis (11/2/2021).

Peristiwa mencekam itu terjadi pada pagi hari tadi, sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan H Rais A Rahman, Sungai Jawi Luar, Pontianak Kota, Kalimantan Barat (Kalbar).

Tersangka A melakukan penyerangan brutal tersebut karena sakit hati mendengar akan diceraikan istrinya.

"Motifnya setelah kita interogasi singkat, yang bersangkutan sakit hati karena istrinya disuruh cerai oleh keluarganya. Makanya dia sakit hati, targetnya adalah seluruh keluarga istrinya," kata Kombes Leo.

Tak lama setelah terjadi penyerangan, tetangga melaporkan kejadian ke kepolisian. Unit Jatanras Polresta Pontianak pun datang ke lokasi dan menangkap pelaku.

Saat itu, tersangka A didapati masih di dalam rumah bersama dengan ketiga korban. Tersangka A mengaku hendak mendatangi rumah keluarga istrinya yang lain. Namun rencana tersebut kandas karena polisi langsung menangkapnya.

"Jadi bersyukur, alhamdulillah, anggota mengamankan pelaku di lokasi. Kalau tidak, dia berencana menuju ke TKP lain, tempat iparnya. Ada dua lagi rumah iparnya yang mau didatangi pelaku di Jalan Perdana. Bersyukur, anggota langsung datang ke lokasi dan mengamankan pelaku. Kita dapat informasi ini setelah melakukan interogasi awal kepada pelaku," urainya.

Polisi menyita pisau dan parang yang dari kasus ini. Pelaku disangkakan pasal pembunuhan berencana. Tersangka A pun terancam hukuman mati atas perbutan kejamnya tersebut.

"Ya, kita sangkakan (Pasal) 340 KUHP karena dia sudah membekali parang dan pisau dalam kasus tersebut," jelasnya.

Saksikan juga 'Pembunuhan 4 Orang Sekeluarga Terkuak, Ini Identitas Tersangka':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)