Libur Imlek, 10.200 Penumpang KA Akan Berangkat dari Gambir-Senen Hari Ini

Muhammad Ilman Nafi - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 14:41 WIB
Penumpang menaiki kereta api Jayakarta jurusan Surabaya Gubeng di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Senin (21/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru melalui Stasiun Pasar Senen ke sejumlah daerah di Jawa mulai mengalami peningkatan.
Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

PT KAI menambah kereta api (KA) jarak jauh menjadi 25 perjalanan untuk mengantisipasi adanya penumpukan jumlah penumpang saat libur panjang Tahun Baru Imlek 2021. Jumlah tersebut bertambah enam perjalanan kereta jarak jauh dibanding hari biasa pada waktu pandemi COVID-19.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan penambahan KA jarak jauh itu akan berlaku pada 12-14 Februari 2021. Sebanyak 25 KA itu terbagi di Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.

"Pada momen akhir pekan minggu ini, yang bertepatan dengan libur keagamaan Tahun Baru Imlek 2021, yang jatuh pada 12-14 Februari 2021, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menjalankan hingga 25 KA jarak jauh per hari, yang akan berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen," ujar Eva melalui keterangan tertulisnya, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak hari ini. Jumlah penumpang hari ini tercatat meningkat tiga kali lipat dibanding pekan sebelumnya.

"Angka keberangkatan tertinggi terjadi pada Kamis, 11 Februari 2021, atau satu hari jelang momen libur keagamaan Imlek. Tercatat hari ini terdapat sekitar 10.200 penumpang yang akan berangkat dari area Daop 1 Jakarta," katanya.

Jumlah rata-rata penumpang per hari pada momen libur panjang tersebut bertambah sekitar tiga kali lipat jika dibandingkan akhir pekan minggu lalu pada Kamis, 5 Februari 2021, yakni sebesar 2.994 penumpang," sambungnya.

Eva mengatakan, apabila ditotal, jumlah penumpang yang akan berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada 11-14 Februari 2021 sebanyak 16 ribu orang. Menurutnya, data tersebut masih dapat berubah karena penumpang bisa membatalkan atau membeli tiket tiga jam sebelum keberangkatan.

Lebih lanjut Eva mengingatkan kepada penumpang sebelum berangkat menggunakan kereta api untuk menunjukkan surat bebas COVID-19 (RT-PCR/rapid antigen/GeNose C19). Surat tersebut berlaku 1x24 jam.

"Selain itu, calon penumpang dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat Celsius, menggunakan masker pribadi dan mengenakan pelindung wajah (face shield) yang disediakan oleh KAI, Mengikuti ketentuan penjagaan jarak fisik selama di stasiun dan di dalam rangkaian KA," katanya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.