ADVERTISEMENT

Soal Pengendalian Banjir, Pemprov DKI: Naturalisasi dan Normalisasi Sama Saja

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 08:40 WIB
Permasalahan pembebasan lahan masih jadi hambatan utama mandeknya proyek normalisasi kali Ciliwung. Proyek ini sendiri dinilai dapat meminimalisir banjir di Jakarta.
Foto: Herdi Alif Al Hikam
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta menanggapi soal hilangnya program normalisasi sungai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta. Pemprov menyebut upaya pengendalian banjir di Ibu Kota tetap ada meski program tersebut tidak ada dalam RPJMD.

"Sebenarnya istilah naturalisasi atau normalisasi sama saja, untuk pengendalian banjir tetap ada di tahun ini 2021," kata Kadis SDA DKI Jakarta Juaini saat dihubungi, Rabu (10/2/2021).

Juaini mengatakan pihaknya tetap melaksanakan sejumlah hal terkait pencegahan dan penanganan banjir di Jakarta. Menurutnya, pembebasan lahan, pembuatan polder pengendali banjir, hingga pembuatan waduk tetap berjalan.

"Pembebasan lahan masih lanjut, terus pembuatan polder-polder pengendali banjir lagi proses lelang, pembuatan waduk lagi proses lelang, jadi nggak ada yang hilang," ucapnya.

Tak hanya itu, sejumlah upaya pencegahan banjir juga rutin dilakukan oleh Pemprov DKI. Juaini menyebut seperti pengerukan kali, pengerukan waduk hingga pembuatan sumur resapan.

"Program Gerebek Lumpur tetap jalan, kuras-kuras saluran mikro atau makro, pengerukan kali, terus pengerukan waduk-waduk, sama pembuatan sumur resapan tetap lanjut, nggak ada masalah," ujarnya.

Simak juga video 'Pakar Hidrodinamika Ini Larang Gubernur Anies Normalisasi Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT