Pendiri Pasar Muamalah Depok Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit Saraf

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 15:11 WIB
Zaim Saidi
Pendiri Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi (Foto: dok. facebook)
Jakarta -

Pendiri Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi, kembali mengajukan penangguhan penahanan kemarin malam. Kuasa hukum Zaim Saidi, Ali Wardi, mengungkap kliennya itu harus berobat karena menderita saraf kejepit.

"Iya, semalam kami mengajukan surat penangguhan penahanan susulan, surat izin berobat. Karena klien kami punya riwayat dan masih menderita penyakit saraf kejepit di tulang belakang akibat pernah cedera di masa lalu, dan masih dalam perawatan terapi sekali seminggu," ujar Ali melalui pesan singkat, Rabu (10/2/2021).

Menurutnya, Zaim Saidi harus menjalani fisioterapi tiap minggu. Sejak ditahan di Rutan Bareskrim Polri, Zaim belum pernah lagi menjalani terapi untuk sakit yang sudah lama dideritanya itu.

"Iya, setiap minggu fisioterapi, rutin. Iya belum (terapi sejak ditahan)," ucapnya.

Selain itu, Ali menyebut Zaim juga membuat surat permohonan maaf kepada seluruh pihak yang resah akibat aktivitas Pasar Muamalah Depok. Dia berharap permohonan maaf itu juga sekaligus bisa mempercepat penangguhan penahanannya.

"Diajukan dengan ikhlas tanpa tekanan, dan diharapkan dapat mempercepat penangguhan penahanan, bahkan pembebasan," imbuh Ali.

Lebih lanjut Ali membela Zaim menciptakan Pasar Muamalah Depok dengan tujuan menggairahkan ekonomi syariah. Menurutnya, itu sesuai dengan program pemerintah saat ini.

"Adapun kegiatan beliau bertujuan untuk menggairahkan ekonomi syariah, dan sangat sesuai dengan program pemerintah hari ini," tandasnya.

Sebelumnya, pendiri Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi, ditangkap sekaligus ditahan Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Zaim Saidi mengajukan permohonan penangguhan penahanan melalui kuasa hukumnya pada kasus dugaan transaksi jual-beli menggunakan dinar dan dirham.

"Iya (mengajukan penangguhan penahanan Zaim). Hari Kamis sudah kita masukin. Kamis malam. Sudah diterima (Bareskrim) juga," ujar kuasa hukum Zaim, Ali Wardi, saat dihubungi, Senin (8/2).

Ali Wardi mengatakan Zaim Saidi taat hukum. Ia memastikan kliennya tidak pernah tersangkut kasus hukum sebelumnya.

"Nggak mungkin (melarikan diri). Dia memang nggak pernah bermasalah secara hukum, warga negara baik, taat hukum. Nggak pernah berurusan secara hukum sama sekali sebelumnya," ujar Ali.

Selain itu, Ali merasa penahanan Zaim Saidi tidak ada urgensinya. Dia memastikan pendiri Pasar Muamalah Depok ini tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Bahwa penahanan terhadap Klien kami tersebut menurut hemat kami tidak ada urgensinya, karena pemeriksaan perkara klien kami tersebut tidak bermasalah dan berjalan dengan tertib, dan keadaan yang menimbulkan kekhawatiran mengenai klien kami akan melarikan diri, merusak, atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana tersebut sebagaimana disyaratkan dalam ketentuan Pasal 21 ayat (1) KUHAP untuk dapat dilakukannya penahanan juga tidak akan terjadi," jelas surat yang dikirim oleh Ali.

(man/man)