Diduga Dukun Santet, Pasutri Lansia di Bima Diamuk Massa-Rumah Dibakar

Faruk Nickyrawi - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 14:51 WIB
Rumah pasutri di Bima dibakar massa (Dok istimewa)
Rumah pasutri di Bima dibakar massa. (Foto: dok. Istimewa)
Bima -

Pasangan suami-istri (pasutri) di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi bulan-bulanan warga karena dituduh sebagai dukun santet. Keduanya terluka parah dan rumah mereka dibakar massa.

Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Langgudu, Bima, itu dihajar massa pada Rabu (10/2/2021) dini hari tadi.

"Keduanya ini diduga sebagai dukun santet," ujar Kapolsek Langgudu Iptu Kodrad dalam keterangannya, Rabu (10/2).

Kodrad mengatakan pasutri tersebut adalah Pakoh alias Ina Haja (60) dan suaminya, A Latif alias Ama Haja (65). Kodrad menceritakan, mulanya kedua pasutri tengah tertidur pulas dengan anaknya di dalam rumah. Kemudian datang segerombolan warga yang tidak dikenal melempar dengan batu dan membakar rumah pasutri lansia itu.

"Saat kedua korban turun dari rumahnya dan langsung dibacok sehingga korban langsung berteriak minta tolong. Untung anaknya terbangun dan langsung menyelamatkan kedua orang tuanya," ulasnya.

Karena amukan massa, pasutri lansia itu mengalami luka parah. Bahkan tangan Pakoh hampir putus terkena sabetan senjata tajam warga.

"Nenek ini mengalami luka parah pada pergelangan tangan kanan hingga hampir putus dan luka robek pada punggungnya. Sementara sang suami, A Latif, mengalami luka robek pada betis kanan dan punggung kanan," jelasnya.

Keduanya sudah dibawa ke RSUD Bima untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih serius.

"Sementara untuk penyebab kejadian masih terus kita kita dalami. Alhamdulillah situasi terkini di sana sudah aman," tegasnya.

(isa/isa)