Lubang di Tol Japek Bikin Pecah Ban, PD: Perbaikan Jangan Tunggu Korban!

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 19:04 WIB
Wasekjen Demokrat, Irwan.
Wasekjen Demokrat, Irwan. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

PT Jasa Marga telah mengganti kerugian para pengendara yang mobilnya mengalami pecah ban akibat lubang-lubang di Km 39+500 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, menegaskan tanggung jawab Jasa Marga tidak begitu saja lepas dengan mengganti rugi.

"Jasa Marga jangan merasa lepas tanggung jawab dari jalan tol yang rusak dan berlubang dengan realisasi klaim ganti rugi. Saya minta jalan rusak dan berlubang itu segera diperbaiki," kata Irwan, saat dihubungi, Selasa (9/2/2021).

Menurut Irwan, kerusakan di Km 39+500 Tol Japek telah berlangsung lama. Dia menegaskan keselamatan pengguna jalan tol adalah yang utama.

"Itu kan kerusakan dan lubang sudah berlangsung lama. Awalnya hanya satu-dua titik. Tapi karena dibiarkan lama jadi tersebar banyak titik. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang utama," sebut Irwan.

"Harusnya tiap ada titik rusak atau berlubang segera diperbaiki. Jangan ada sengaja pembiaran, apalagi dengan alasan bisa ganti rugi. Keliru itu," imbuhnya.

Lebih jauh, Irwan kemudian menyinggung kemungkinan terburuk yang bisa terjadi akibat jalan tol rusak dan berlubang. Terlebih lagi, sebut Wasekjen Partai Demokrat itu, saat kondisi sedang musim hujan.

"Itu kalau pecah ban bisa ganti rugi. Bagaimana kalau ada korban jiwa karena jalan rusak dan berlubang memangnya mau ganti kehidupannya?" tegas Irwan.

"Ini sekarang intensitas hujan tinggi, jalanan sering tergenang sehingga jalan rusak berlubang tidak terlihat. Ini sangat rawan terjadi kecelakaan. Jangan menunggu korban jiwa baru diperbaiki," sambung dia.

Seperti diketahui, insiden puluhan mobil mengalami pecah ban di ruas Jalan Tol Japek, tepatnya di Km 39+500, viral di media sosial. Peristiwa pecah ban ini terjadi karena kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

Jasa Marga mengakui adanya kejadian tersebut. Jasa Marga bertanggung jawab atas kerusakan yang diderita para pengendara mobil tersebut.

"Untuk beberapa kendaraan yang mengalami bocor ban akibat lubang kemarin, saat ini tengah kami proses klaim ganti ruginya, sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan," ujar General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati, dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (8/2/2021).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/2) dini hari. Peristiwa ban mobil pecah ini terjadi karena banyak jalan yang rusak dan berlubang.

Saksikan 'Penampakan dari Udara Tol Cipali KM 122 yang Ambles':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/zak)