Isak Tangis Iringi Pemakaman Rektor Paramadina Firmanzah di TPU Tanah Kusir

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 06 Feb 2021 15:58 WIB
Suasana pemakaman Rektor Universitas Paramadina, Prof Firmanzah, di TPU Tanah Kusir (Azhar Bagas/detikcom)
Suasana pemakaman Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah di TPU Tanah Kusir (Azhar Bagas/detikcom)
Jakarta -

Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah tutup usia pagi tadi. Jenazah almarhum dimakamkan di Area Makam Perintis dan Pejuang Kemerdekaan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan (Jaksel).

Pantauan detikcom, jenazah Firmanzah tiba di pemakaman pukul 14.00 WIB, Sabtu (6/2/2021). Saat tiba, jenazah almarhum langsung dimakamkan ke liang lahad yang langsung diazankan dan diiringi doa.

Proses pemakaman itu juga diiringi isak tangis pihak keluarga, khususnya sang istri almarhum, Ratna Indraswari.

"Laillahaillallah Muhammadurrasulullah," bunyi iringan doa saat proses pemakaman.

Setelah proses pemakaman selesai, paman Prof Firmanzah, Muhammad Azhar, mengatakan almarhum banyak membantu orang. Azhar juga berharap almarhum ditempatkan di jalan yang terbaik.

"Telah berpulang keponakan saya, Firmanzah. Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Tapi saya yakin bahwa beliau itu banyak membantu orang dan insyaallah di dalam kubur dipermudahkan dan ditempatkan di jalan yang terbaik. Dan saya berharap untuk istrinya dan ibu mertua diberi ketabahan buat kita semua," kata Azhar.

Suasana pemakaman Rektor Universitas Paramadina, Prof Firmanzah, di TPU Tanah Kusir (Azhar Bagas/detikcom)Suasana pemakaman Rektor Universitas Paramadina Prof Firmanzah, di TPU Tanah Kusir (Azhar Bagas/detikcom)

Selain pihak keluarga, dekan Fakultas FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Universitas Indonesia (UI) Dr Beta Yulianita juga datang dalam pemakaman. Beta mengatakan kaget mendengar kabar duka pagi tadi.

"Telah berpulang ke rahmatullah kolega kami di UI Prof Firmanzah. Sungguh suatu berita yang mengagetkan tadi pagi mendapat kabar bahwa Firmanzah sudah meninggalkan kita untuk selamanya," ujar Beta.

"Kaget sekali dan ini merupakan suatu kehilangan yang besar bagi FEB UI karena kita telah kehilangan sosok muda dan yang termuda mendapatkan gelar tersebut dan juga adalah dekan termuda pada waktu itu," sambungnya.

Terlihat Ketua Yayasan Wakaf Paramadina Hendro Martowardojo juga menghadiri pemakaman. Hendro mengatakan dirinya dan Wakil Rektor Universitas Paramadina masih sempat bersilaturahmi untuk membicarakan kemajuan kampus.

"Saya dan Wakil Rektor masih bersilaturahmi, masih membicarakan kemajuan Paramadina. Atas nama yayasan, kami mengucapkan terima kasih kepada almarhum atas kontribusinya di Paramadina. Beliau mempunyai komitmen yang sangat tinggi, saya yang dikenal datang selalu pagi, Pak Fiz lebih pagi daripada saya," ujar Hendro.

Setelah itu, pihak keluarga langsung menaburkan bunga dan air mawar ke kuburan almarhum. Selain menjadi rektor, Firmanzah dikenal sebagai guru besar di FEB UI. Almarhum juga merupakan dekan termuda di sepanjang sejarah UI.

Simak Video: Rektor Paramadina Firmanzah Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)