Pemerintah Bangun UT Cyber, Akses Pendidikan Tinggi bagi Seluruh Masyarakat

Puti Yasmin - detikNews
Jumat, 05 Feb 2021 14:59 WIB
Smiling millennial Indian girl in wireless headset sit at desk in living room study online on laptop, happy young ethnic female in headphones watch webinar or course on Internet on computer
Foto: Getty Images/iStockphoto/fizkes/Pemerintah Bangun UT Cyber, Akses Pendidikan Tinggi bagi Seluruh Masyarakat
Jakarta -

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Universitas Terbuka (UT) tengah membangun portal bernama UT Cyber atau yang juga dikenal dengan nama ICE Institute. Portal ini dibangun dengan tujuan memberikan akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Dirjen DIKTI Kemdikbud Nizam saat berbincang dengan detikcom, Kamis (4/2/2021). Menurut Nizam portal ini memberikan pelatihan selayaknya di perguruan tinggi sehingga siapa pun boleh mengakses dan mendapatkan sertifikat.

"ICE Institute merupakan program akademik utuh, serta kredit transfer (ambil mata kuliah untuk melengkapi kesarjanaan). Bisa lulusan SMA masuk PT, bisa mahasiswa yang putus kuliah nyambung lagi, atau mahasiswa dari kampus X ambil kredit di ICE, atau mahasiswa sudah kerja ingin menyelesaikan studinya," jelas dia.

"ICE Institute rencananya akan dibesarkan, untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi seluas-luasnya masyarakat," sambung dia.

Lebih lanjut, kata Nizam, UT Cyber membuka pelatihan untuk semua bidang yang dibutuhkan. Terkhusus, ada pelatihan untuk mendukung industri 4.0 yang bekerja sama dengan perusahaan global.

Adapun, beberapa perusahaan yang digandeng adalah Amazon Web Service, Google, hingga Huawei. Saat ini, tengah berjalan program Google Bangkit guna meningkatkan keterampilan di bidang machine learning, UI/UX, hingga data analistik.

"Dengan Google, pertengahan Februari ini sudah akan berjalan Google Bangkit dengan peserta 3.000 mahasiswa. Program penuh 1 semester, 20 SKS," ungkap pria yang juga berprofesi sebagai dosen di UGM ini.

Kerja sama UT dengan PTN dan PTS

UT Cyber sendiri nantinya akan dikelola oleh Universitas Terbuka. Untuk menjalankan ini, UT turut menggandeng PTN dan PTS, seperti Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Pelita Harapan (UPH) sebagai mitranya.

Menurut Rektor UT Ojat Darojat, rencananya portal UT Cyber akan resmi dibuka antara bulan Juni-Juli mendatang, atau bertepatan dengan pembukaan semester baru.

"Rencana launching semester tahun ini. Launching Juli atau lebih awal Juni," ujarnya kepada detikcom, Jumat (5/2/2021).

Dilihat detikcom, portal tersebut sudah menampilkan beberapa mata kuliah yang akan dibuka. Misalnya seperti kelas Pengantar Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan, kelas Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut dari Universitas Terbuka, Teknik Sungai dari Universitas Indonesia.

Terdapat juga kolom informasi berupa deskripsi mata kuliah, jumlah peserta dan lulusannya. Namun, untuk saat ini informasi belum lengkap karena pendaftaran belum dibuka.

Ojat menjelaskan, saat ini UT Cyber secara sistem telah selesai. Proses akhirnya tinggal menunggu koneksi dengan mitra perguruan tinggi yang lain.

"Ini kalau dilihat dari perkembangan sistem sudah. Tinggal sinyal komunikasi data saja dengan perguruan yang akan menawarkan mata kuliahnya. Jadi ini yang belum mereka tinggal menghubungkan platform mereka dengan UT Cyber, kan yang sudah UI, UT, Binus, dan UPH," ungkapnya.

Cara Mendaftar

Untuk mendaftar ke UT Cyber, masyarakat hanya perlu membuka website dan melakukan pencarian mata kuliah apa yang ingin diikuti. Setelah itu melakukan proses pendaftaran dan membayar mata kuliah.

Menurut Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemendikbud Aris Junaidi hal ini semudah melakukan belanja di toko online. Setelah itu, masyarakat bisa mendapatkan sertifikat yang telah diakui.

mengatakan saat ini toko online tersebut masih dalam tahap penyelesaian. Rencananya, toko online tersebut baru dapat digunakan pada Juli 2021 mendatang.

"ICE Institute yakni marketplace menawarkan degree, sertifikat. Tinggal search, bayar, mengikuti ini. Nanti ICE Institute sebagai supermarket yang menawarkan online course sehingga mahasiswa fleksibel belajarnya kapan aja, di mana saja, yang akhir mendapatkan sertifikat yang dia ambil sehingga akhir bisa diakui," ungkap dia saat mengisi pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Gerakan Jurnalistik Peduli Pendidikan 2021, Kamis (28/1/2021) lalu.

Sementara itu, UT Cyber merupakan salah satu program dari kebijakan Kampus Merdeka yang digagas oleh Kemdikbud. Kebijakan ini sendiri memperbolehkan mahasiswa untuk mengambil mata kuliah lain di luar pendidikan yang sedang dijalani.

(pay/erd)