Benarkan Minta Maaf, PD: AHY Tak Sebut Max Sopacua Terlibat Isu Kudeta

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 19:25 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berjalan saat akan memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat , Jakarta, Senin (1/2/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Agus Harimurti Yudhoyono (Muhammad Adimaja/Antara Foto)
Jakarta -

Kepala Badan Komunikasi dan Strategi (Bamkostra) Partai Demokrat (PD), Herzaky Mahendra, mengakui telah meminta maaf kepada Mantan Waketum Demokrat Max Sopacua terkait isu kudeta. Herzaky menegaskan Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak pernah menyebut Max Sopacua terlibat isu kudeta.

"Iya (sudah minta maaf). Ketua Umum kami dan saya selaku Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, sama sekali tidak pernah menyebut nama Pak Max Sopacua. Jadi tidak benar kalau Demokrat menyatakan Pak Max Sopacua terlibat," kata Herzaky kepada wartawan, Kamis (4/2/2021).

Herzaky meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan Max Sopacua. Dia kembali menegaskan tidak pernah menyebut nama Max Sopacua terlibat isu kudeta.

"Karena itu, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada Pak Max Sopacua, padahal kami selaku Ka Bakomstra selaku jubir resmi Partai Demokrat sama sekali tidak menyebut-nyebut nama beliau," ujarnya.

Sebelumnya, nama Max Sopacua marah karena namanya disebut terlibat dalam kudeta Ketum Partai Demokrat AHY. Nama Max itu disebut oleh anggota Majelis Tinggi PD, Syarief Hasan. Max mengatakan dia sudah tidak digunakan lagi dalam kepengurusan PD pimpinan AHY.

"Itu persoalan itu cara menyelesaikan. Bagi saya cara menyelesaikan. Jangan saling tuduh. Saya tersinggung, dituduh sama Pak Syarief Hasan, bahwa saya berada bersama kelompok Moeldoko. Padahal saya nggak ngerti apa-apa. Saya kemarin nggak tahu ada apa-apa, dan lain-lain, saya lagi di lapangan," kata Max Sopacua kepada wartawan, Selasa (2/2/2021)

"Tiba-tiba ada yang telepon saya, tolong baca ini. Saya pikir masalahnya kan, kalau sudah berani jadi pemimpin, berani pula menyelesaikan masalah secara jantan. Jangan melibatkan orang lain," lanjutnya.

Namun kini Max Sopacua sudah tidak lagi mempermasalahkannya. Max juga tidak berniat membawa masalah ini ke proses hukum.

"Dan mereka sudah mengklarifikasi soal itu dan saya anggap bahwa ini persoalan partai internal, jadi saya ya, karena mereka sudah menyampaikan sorry ke saya, saya tidak perlu membawa ini ke masalah hukum. Mereka sudah sampai minta maaf dan saya menghargai apa yang disampaikan oleh adik adik itu, saudara Renanda dan Zaky di TV saya sangat menghargai itu, itu adalah bagian dari cara berpolitik yang santun," kata Max, Kamis (4/2).

Simak juga video 'Tangkisan-tangkisan Moeldoko soal Isu Kudeta Demokrat':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/zak)