Sidang Sengketa Pilbup Bandung

Dadang-Sahrul Gunawan Ungkap Kecurangan Nia-Usman di Pilkada

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 12:58 WIB
Sidang sengketa Pilbup Bandung 2020
Sidang sengketa Pilbup Bandung 2020. (Foto: dok ist/screenshot)
Jakarta -

Peraih suara terbanyak dalam Pilbup Bandung Dadang Supriatna dan Sahrul Gunawan menepis tuduhan dugaan kecurangan dalam perhelatan pesta demokrasi itu. Pasangan Dadang-Sahrul Gunawan lalu mengungkap kecurangan yang dilakukan Kurnia Agustina alias Teh Nia dan Usman Sayogi JB.

"Pihak Terkait menampik semua dalil yang disampaikan Pemohon. Misalnya, Pihak Terkait membantah dalil keterlibatan ASN untuk memenangkan Pihak Terkait, hingga bantahan telah melakukan kampanye menyampaikan janji politik dan mencantumkan janji-janji imbalan uang tunai kepada masyarakat dan pemilih di Kabupaten Bandung," kata kuasa hukum Dadang-Sahrul, Heru Widodo, dalam sidang di MK, Kamis (4/2/2021).

Sahrul mengikuti sidang secara Zoom dan memakai kemeja warna hitam dan jaket warna hitam. Namun Sahrul tidak mengikuti sidang hingga selesai. Pengacara Dadang-Sahrul Gunawan justru menyebut pihak Kurnia-Usman yang melakukan pelanggaran pilkada.

"Justru Pemohonlah yang melakukan pelanggaran-pelanggaran, Pemohon yang merupakan istri petahana menggunakan mobil dinas untuk kegiatan kampanye, di mana kendaraan dinas adalah kendaraan dinas Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bandung," kata Heru.

Hal itu menjadi temuan Bawaslu Bandung. Pelanggaran lainnya adalah pembagian sembako kepada masyarakat. Juga keterlibatan dua kades menjadi timses dan keduanya sudah dijatuhi putusan pidana oleh PN Bandung.

"Ada pelanggaran lain berupa politik uang dalam bentuk pembagian sembako di Desa Neglawangi berupa 150 paket," papar Heru.

Selanjutnya
Halaman
1 2