Round-Up

Kerumunan Saat Futsal Bikin Kapolsek-Kanit Reskrim Hilang Jabatan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 06:11 WIB
Screenshot viral pertandingan futsal dipenuhi penonton di Sumut (dok. Istimewa)
Foto: Screenshot viral pertandingan futsal dipenuhi penonton di Sumut (dok. Istimewa)
Medan -

AKP Ricky Paripurna Atmaja dipecat dari jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan, sedangkan Iptu Ainul Yaqin dipecat sebagai Kanit Reskrim Polsek Medan Kota. Jabatan mereka melayang buntut dari video pertandingan futsal 'Polsek Medan Kota vs Alwasliyah' viral di media sosial.

Bukan tanpa alasan Polda Sumatera Utara (Sumut) memecat AKP Ricky dan Iptu Ainul dari jabatannya. Sebab, pertandingan futsal 'Polsek Medan Kota vs Alwasliyah' yang digelar pada Minggu (31/1/2021) itu menimbulkan kerumunan, kondisi yang tak boleh muncul di tengah pandemi COVID-19.

"Akibat dari penyelenggaraan turnamen futsal ini, Kapolda Sumut mengambil langkah tegas mencopot jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan dan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Rabu (3/2/2021).

Kapolsek Percut Sei Tuan dipersalahkan atas munculnya kerumunan dalam turnamen futsal, di mana salah satu pertandingannya melibatkan 'Polsek Medan Kota vs Alwasliyah'. Apa alasannya?

Kapolsek Percut Sei Tuan dinilai lalai. Sebab, turnamen futsal yang digelar di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.

Karena kelalaiannya, kerumunan timbul. Bukan tak mungkin penularan virus Corona terjadi ketika turnamen futsal itu digelar.

"Pencopotan Kapolsek Percut Sei Tuan dikarenakan lalai serta tidak mengetahui adanya turnamen futsal di GOR Mini Pancing yang merupakan wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan," terang Kombes Hadi.

Bagaimana dengan Kanit Reskrim Polsek Medan Kota. Simak di halaman berikutnya?

Selanjutnya
Halaman
1 2