KPAI Minta Polisi Setop Penyebaran Video Viral Tawuran Geng Motor

Karin Nur Secha - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 19:14 WIB
Polisi tangkap pelaku tawuran antargeng motor yang menewaskan 1 orang di Tambora
Polisi menangkap pelaku tawuran antargeng motor yang menewaskan 1 orang di Tambora. (Karin/detikcom)
Jakarta -

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta kepolisian menyetop penyebaran video-video tawuran yang viral di medsos. Video viral tawuran diyakini akan membuat kelompok pelaku tawuran merasa semakin eksis.

"Saya minta Kapolres bisa membantu menghentikan penyebaran video tersebut," ujar komisioner KPAI Putu Elvina kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/2/2021).

KPAI menilai video tawuran yang viral di media sosial akan membuat para pelaku tawuran merasa semakin eksis.

"Karena semakin viral video tersebut, eksistensi mereka akan semakin diakui," kata Putu.

Sementara itu, Putu menanggapi kasus tawuran antargeng motor yang menewaskan pemuda di Tambora, Jakbar. Putu meminta polisi menindak pelaku tawuran yang masih di bawah umur diproses sesuai dengan peradilan anak.

"KPAI dalam hal ini harus memastikan bahwa harus berjalan sesuai dengan UU tersebut," jelas Putu.

Diketahui, polisi telah menangkap pelaku tawuran geng motor di Tambora, Jakarta Barat. Tiga pelaku pembacokan dapat ditangkap oleh pihak kepolisian, dua di antaranya masih di bawah umur.

"Tiga pelaku berhasil kita amankan, dua tersangka masih di bawah umur," ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Jalan Letjen S Parman, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (3/2).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2