Terungkap Pertemuan di Rekonstruksi Kasus Bansos Sebelum Kasus Pertama Corona

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 03 Feb 2021 11:13 WIB
Rekonstruksi kasus bansos Corona (Farih/detikcom)
Rekonstruksi kasus bansos Corona. (Farih/detikcom)
Jakarta -

Rekonstruksi kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Corona telah digelar oleh penyidik KPK. Dari rekonstruksi itu terungkap bahwa ada pertemuan para tersangka dan sejumlah pihak merencanakan korupsi terjadi sebelum kasus pertama Corona di Indonesia.

Rekonstruksi digelar penyidik KPK pada Senin (1/2/2021) di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Tiga tersangka, yakni Matheus Joko Santoso, Adi Wahyono, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos), dan Harry Van Sidabuke selaku pihak swasta pemberi suap, dihadirkan langsung.

Sedangkan untuk tersangka Juliari Peter Batubara selaku mantan Menteri Sosial RI (Mensos RI) diperagakan oleh pemeran pengganti. Namun tersangka Ardian IM selaku swasta pemberi suap tidak dihadirkan dan tak terlihat perannya dalam rekonstruksi.

detikcom merangkum adegan per adegan dalam rekonstruksi hingga adegan ke-17. Perencanaan korupsi ini terjadi dalam pertemuan yang terjadi pada Februari 2020.

Padahal, pemerintah Indonesia mengumumkan pertama kali virus Corona masuk ke Indonesia pada 2 Maret 2020. Kasus pertama kali ditemukan dari keluarga yang berada di Depok, Jawa Barat.

KPK gelar rekonstruksi kasus suap bansos CoronaKPK menggelar rekonstruksi kasus suap bansos Corona. (Farih/detikcom)

Berikut rangkaian adegan dalam rekonstruksi korupsi bansos Corona:

1. Februari 2020

- Adegan 01

Adegan ini mengungkap ada nama anggota DPR RI Fraksi PDIP Ihsan Yunus dalam pusaran korupsi. Saat itu, Ihsan Yunus menemui tersangka Matheus Joko Santoso dan seseorang bernama M Syafii Nasution.

Perbicangan mereka bertiga terjadi di Ruang Ruang Syafii Nasution pada Februari 2020. Peran Ihsan Yunus diperagakan oleh pemeran pengganti. Tidak ada pembicaraan ketiga orang itu dalam rekonstruksi.

- Adegan 1A

Berlanjut ke adegan 1A, tersangka Matheus Joko Santoso juga melakukan pertemuan dengan Deny Sutarman dan Agustri Yogasmara alias Yogas (operator Ihsan Yunus). Pertemuan digelar di Ruang Subdit Logistik Kemensos RI.

Deny Suratman dan Yogas diperankan oleh pemeran pengganti. Tidak dijelaskan apa yang mereka bicarakan dalam rekonstruksi itu.

2. April 2020

- Adegan 02

Pada April 2020, ada pertemuan antara Juliari Batubara dengan tersangka Adi Wahyono sebagai PPK di Kemensos RI dan Kukuh Ary Wibowo sebagai Staf Ahli Kemensos RI.

Mereka duduk bersama di sofa yang diskenariokan sebagai ruangan Mensos. Penyidik tidak menjelaskan apa isi pembahasan dalam pertemuan ketiganya. Namun disebutkan pertemuan itu terjadi pada April 2020.

3. Mei 2020

- Adegan 03

Adegan 03 diskenariokan ada pertemuan antara tersangka Harry Van Sidabuke dengan Agustri Yogasmara alias Yogas, selaku operator (perantara) dari legislator PDIP Ihsan Yunus, pada Mei 2020. Pertemuan mereka digambarkan terjadi di ruangan ULP.

- Adegan 04

Berlanjut ke adegan 4, ditampilkan ada penyerahan uang tahap pertama sebesar Rp 100 juta ke Matheus Joko Santoso. Uang itu diserahkan di ruangan Matheus Joko di lantai 3 Kemensos RI pada Mei 2020.

Uang itu diserahkan oleh tersangka Harry Van Sidabuke bersama dengan Direktur Utama PT Mandala Hamonangan Sude, Rangga Derana Niode dan Direktur Utama PT Agri Tekh Sejahtera Lucky Falian. Rangga dan Lucky diperagakan langsung oleh yang bersangkutan. Perusahaan Rangga dan Lucky menjadi vendor penyedia sembako bansos.

- Adegan 05

Adegan berikutnya yakni 05, ada penyerahan duit tahap ketiga sebesar Rp 100 juta. Penyerahan itu juga dilakukan oleh Harry didampingi Rangga dan Lucky kepada Matheus Joko di lantai 3 Kemensos RI pada Mei 2020.

4. Juni 2020

- Adegan 06

Dalam adegan ini, penyidik mengungkap ada pemberian uang Rp 1.532.844.000 dari tersangka Harry Van Sidabuke kepada operator anggota DPR RI Fraksi PDIP Ihsan Yunus, Agustri Yogasmara alias Yogas. Penyerahan uang itu dilakukan di dalam mobil yang berada di Jalan Raya Selemba.

- Adegan 07

Dalam adegan itu, ditampilkan penyerahan uang tahap kelima. Jumlah uang yang diserahkan sebesar Rp 100 juta di ruangan Matheus Joko, lantai 3 Kemensos RI. Yang menyerahkan adalah orang yang sama yakni Harry Van Sidabuke bersama Rangga dan Lucky Falian.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3