Round-Up

Tanding Futsal 'Polsek Medan Kota Vs Alwashliyah' Berujung Pemeriksaan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Feb 2021 05:30 WIB
Screenshot viral pertandingan futsal dipenuhi penonton di Sumut (dok. Istimewa)
Foto: Screenshot viral pertandingan futsal dipenuhi penonton di Sumut (dok. Istimewa)
Medan -

Pertandingan futsal 'Polsek Medan Kota Vs Alwashliyah' dipadati penonton hingga viral di media sosial. Peristiwa yang menyebabkan kerumunan di tengah pandemi Corona itu berujung rencana pemeriksaan pihak Polsek Medan Kota oleh Mabes Polri.

Dalam video viral yang dilihat detikcom, Senin (1/2/2021), terlihat laga tersebut digelar di dalam gedung yang dipenuhi penonton. Ada spanduk bertuliskan 'Fun Futsal Cup 2021'. Lokasi pertandingan itu ialah GOR Jalan Williem Iskandar, Deli Serdang.

Video yang viral itu berjudul 'Live Final Fun Futsal Cup: Polsek Medan Kota Vs Al-Washliyah'. Suara komentator yang ada di video itu menyebut pertandingan ini merupakan pertandingan final antara tim dari Polsek Medan Kota dan Alwashliyah Tanjungbalai. Namun tak dijelaskan detail apakah yang bermain merupakan polisi atau bukan.

"Pemain lincah, kiri dan kanannya bagus, kalau dia punya mental saya rasa hari ini dia bisa berhadapan dengan pemain-pemain timnas, pemain pro yang dimiliki Polsek Medan Kota," demikian suara komentator dalam video itu.

"Dan untuk cara bermain anak-anak Tanjungbalai, Alwashliyah bagaimana melihat," demikian terdengar suara lainnya.

Komentator juga mengatakan suasana gedung itu terlihat ramai. Hal ini, menurut komentator, terjadi karena laga tersebut merupakan pertandingan final. Penonton disebut sampai tak bisa seluruhnya masuk ke dalam GOR.

"Sangat menghibur sekali bagi masyarakat Kota Medan kita lihat di Fun Futsal Cup 2021 ini memang sangat penuh sekali. Karena di semi final kemarin tidak begitu ramai tapi final tumpah ruah," demikian terdengar suara dalam video itu.

"Bahkan sampai di luar tidak bisa masuk karena kita harus menjaga protokol-protokol yang ada disini," sambungnya.

Panitia pelaksana pertandingan, Bani, membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan pertandingan yang viral itu terjadi pada Minggu (31/1). Menurutnya, penonton membludak karena pertandingan itu adalah partai final.

"Hanya semalam aja yang ramai, karena final. Biasanya tidak seramai itu," kata Bani.

Bani menyebut pihaknya sudah membatasi penonton yang memasuki GOR. Namun katanya, antusias warga yang tinggi menyebabkan para penonton diizinkan masuk dengan syarat memakai masker.

"Kita minta kerja sama sama mereka, ya sudah nonton, pakai masker. Yang penting tidak rusuh. Kalau itu kita tahan dampaknya lebih gawat lagi. Kita udah coba tutup, tapi digedor-gedor," ucap Bani.

"Kita juga memenuhi surat dari wali kota. Kita event nggak pernah malam, sore selesai, kita mematuhi Satgas COVID," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2