PKS Vs PDIP di Kontroversi Risma Undang Juru Masak Latih Pemulung

ADVERTISEMENT

Round-Up

PKS Vs PDIP di Kontroversi Risma Undang Juru Masak Latih Pemulung

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 31 Jan 2021 06:03 WIB
Mensos Risma datangkan juru masak latih pemulung
Foto: Dok Kemensos

Ketua DPP PKS Bukhori Yusuf kembali menanggapi kritikan yang dilontarkan PDIP terhadap tanggapannya terkait tindakan Mensos Tri Rismaharini yang mengundang juru masak profesional untuk melatih pemulung memilik usaha kuliner. Bukhori mengatakan ia melakukan pengawasan agar Mensos Risma berkerja sesuai fungsinya.

"PKS menjalankan fungsi pengawasan agar seorang menteri berjalan sesuai fungsi dan kapasitasnya," ujar Ketua DPP PKS Bukhori Yusuf kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Menurut Bukhori, pelatihan memasak yang dilakukan Risma tidak sesuai dengan jabatan Risma sebagai mensos. Ia tidak ingin Presiden Joko Widodo (Jokowi) kecewa bila Risma hanya selevel wali kota.

"Pekerjaan yang tidak bermutu untuk ukuran seorang menteri," ujar Bukhori.

"Kasihan presiden yang sudah memilih menteri dengan ekspektasi yang sangat tinggi eh ternyata hanya berkelas wali kota," imbuh Anggota Komisi VIII DPR RI itu.

Dihubungi secara terpisah, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera juga menegaskan PKS memiliki kewajiban melakukan fungsi check and ballances sebagai partai oposisi pemerintah. Menurutnya, justru bagus jika pemerintah masih memiliki partai yang terus memberikan kritik.

"PKS sebagai partai oposisi punya kewajiban check and balances. Mengingatkan dan kasih masukan. Mestinya malah bagus bagi pemerintahan dan partai pendukungnya karena selalu ada yang mengingatkan," ujar Mardani.


(hel/man)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT