Viral Video Hasil Swab Keluar Tanpa Tes di Soetta, Polisi Turun Tangan

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 08:34 WIB
Pemerintah Kota Bekasi menggelar tes massal corona terhadap penumpang KRL di Stasiun Bekasi. Tes kali ini menggunakan alat yang lebih akurat berupa polymerase chain reaction (PCR). Agung Pambudhy/Detikcom. 

1. Penumpang Commuter line mengikuti test massal COVID 19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5/2020).
2. Sebanyak 300 penumpang kereta dipilih secara random mengikuti tes ini. 
3. Metode tes PCR adalah mengetes spesimen yang diambil dari dahak di dalam tenggorokan dan hidung lalu diswab. 
4. Tes ini dianggap paling akurat dibandingkan rapid test yang hanya untuk mendeteksi reaksi imun dalam tubuh.
5. Data terkini kasus positif Covid-19 di Kota Bekasi telah mencapai 249 orang. Pasien sembuh corona 126, dalam perawatan 95, sedangkan meninggal 28 orang.
6. Test ini dibantu petugas dari RSUD Kota Bekasi dan Dinkes Kota Bekasi.
7. Sebelum masuk ke stasiun, penumpang lebih dulu menjalai tes PCR secara acak. Setelah itu, sampel lemdir dari hidung akan diuji di Labiratorium Kesehatan Kota Bekasi.
8. Hasil pemeriksaan ini diharapkan memberi gambaran kondisi penumpang ‎KRL apakah ada yang terpapar COVID-19 atau tidak.
9. Sebelumnya di KRL ada tiga orang yang dinyatakan positif virus COVID-19 berdasarkan hasil test swab PCR yang dilakukan pada 325 calon‎ penumpang dan petugas KAI di Stasiun Bogor. 
10. Sejumlah kepala daerah meminta pemerintah pusat untuk menstop operasional KRL guna menghambat penyebaran virus COVID-19
11. Hingga 4 Mei 2020 di Indonesia terdapat 11.587 kasus COVID-19 dengan kasus kematian 864 meninggal dan 1.954 sembuh.
12. Sampai kemarin pemerintah telah menguji 112.965 spesimen dari 83.012 orang di 46 laboratorium.
Iustrasi tes swab (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Video yang bernarasikan sejumlah perempuan sudah memiliki hasil tes swab antigen COVID-19 tanpa melakukan tes viral di media sosial. Lokasi video itu disebut di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta.

Video itu diposting oleh Tirta Mandira Hudhi melalui akun Instragramnya dr.Tirta seperti dilihat detikcom, Sabtu (30/1/2020). Dalam video viral itu terlihat ada perempuan menunjukkan hasil tes swab antigen dari Farmalab. Ada tiga surat hasil tes swab yang ditunjukkan dalam video itu.

Ketiga surat itu hasil tes swabnya menyatakan negatif COVID-19. Namun, dalam video itu terdapat tulisan 'kita belom di swab kok udah keluar hasilnya???'.

Tirta juga menyertakan caption bernada kecewa dalam postingan itu. Ia mempertanyakan kenapa surat hasil tes swab bisa keluar tanpa konsumen dilakukan tes terlebih dahulu.

"Mosok hasil swab antigen bisa keluar tanpa test? Dan dikatakan human error ketika dikritik? Oknum yang mengeluarkan harus diselidiki, jangan alasan human error," tulis Tirta.

"ADALAH HAK PASIEN, COMPLAINT ketika mendapat surat hasil yang, mau dikata human error SALAH YA SALAH," jelasnya.

Terkait video viral itu, Polresta Bandara Soekarno-Hatta melakukan penyelidikan. Polisi mengaku akan mengklarifikasi pihaknya tersebut untuk mengetahui kebenarannya.

"Penyelidik Satuan Reskrim Polresta Bandara Soetta akan melakukan klarifikasi dan konfirmasi untuk mengetahui bagaimana kejadian yang sebenarnya," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta Kompol Alexander Yurikho saat dikonfirmasi. (ibh/idh)