Round-Up

Saat Niat DKI Perbaiki JPO Sudirman Demi Kenang Nakes Dinilai Tak Tepat

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 06:51 WIB
Animasi JPO Sudirman (YouTube Dinas Bina Marga DKI Jakarta)
Animasi JPO Sudirman (YouTube Dinas Bina Marga DKI Jakarta)
Jakarta -

Pemprov DKI (Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota) Jakarta berencana melakukan revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Karet Sudirman. Tak perlu menunggu lama, suara tidak setuju langsung menyambutnya.

Revitalisasi JPO Sudirman ini direncanakan untuk mengenang jasa-jasa tenaga kesehatan (nakes) yang gugur dalam penanganan COVID-19. Informasi rencana revitalisasi JPO pertama kali disiarkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta lewat akun Facebook resminya, Jumat (29/1) kemarin.

"Kabar baik untuk warga Jakarta, ada rencana revitalisasi JPO Karet Sudirman yang didedikasikan untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan tenaga medis dalam menangani pandemi virus Corona (COVID-19)," tulis Dinas Bina Marga DKI.

Tema JPO Sudirman adalah kapal pinisi, dilengkapi fasilitas jembatan penyeberangan sepeda, serta anjungan pandang Jakarta. Ada pula CCTV di sekitarnya supaya aman bagi orang-orang di lokasi. JPO akan dilengkapi dengan lift dengan kapasitas 3 ribu kg dan dapat mengangkut 8 sepeda sekaligus pengendara.

Kenangan kepada jasa-jasa nakes yang gugur menangani pandemi COVID-19 akan diejawantahkan dalam galeri di JPO.

"JPO ini juga dilengkapi galeri apresiasi pejuang COVID-19 dari tenaga kesehatan selama 2020-2021," kata Bina Marga.

Rencana revitalisasi JPO Sudirman (tangkapan layar)Rencana revitalisasi JPO Sudirman (tangkapan layar) Foto: Rencana revitalisasi JPO Sudirman (tangkapan layar Facebook Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta))

Kepala Dinas Bina Marga DKI, Hari Nugroho, menjelaskan anggaran revitalisasi JPO Sudirman akan menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB), bukan APBD. Selain itu, JPO itu memang sudah perlu direvitalisasi supaya lebih aman bagi penggunanya.

Selanjutnya, komentar anggota DPRD dari Fraksi PDIP: