detikcom Do Your Magic

Cegah Longsor, Pemkot Bogor Akan Tertibkan Bangunan di Tebing Jl Cilebut

Afzal Nur Iman - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 12:24 WIB
Tebing jurang Jl Raya Cilebut arah Kota Bogor dikhawatirkan rawan longsor. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Tebing jurang Jl Raya Cilebut arah Kota Bogor dikhawatirkan rawan longsor. (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Jl Raya Cilebut di tebing jurang kawasan Tanah Sareal, Kota Bogor, rawan longsor. Permukiman-permukiman di titik rawan longsor bakal ditata ulang demi mencegah bahaya yang berpotensi terjadi.

"Intinya secara bertahap kita perbaiki terus, termasuk kita akan tata ulang permukiman liar di sepanjang tebing Jl Cilebut," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, kepada detikcom, Jumat (29/1/2021).

Tebing jurang rawan longsor itu berada di sekitar RT 01/RW 03 Kelurahan Sukaresmi Kecamatan Tanah Sareal, warga setempat menyebutnya sebagai Jembatan Dua. Di tepian jurang, terdapat puing bangunan sisa longsor. Kawasan ini memang pernah mengalami longsor sebelumnya.

"Kita sedang persiapkan penertiban di sepanjang jalan tersebut untuk menekan risiko semakin tergerusnya tebing karena pembangunan ilegal dan bisa mengakibatkan longsor lebih parah sehingga masyarakat luas yang dirugikan," kata Dedie.

Pemkot Bogor akan membangun Tembok Penguat Tanah (TPT) dengan memakai anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor sebesar Rp 900 juta. Pemkot Bogor akan berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Barat dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Ada beberapa permasalahan yang dikoordinasikan juga dengan Provinsi termasuk BBWSCC," kata Dedie.

Jl Raya Cilebut rawan longsor (Afzal Nur Iman/detikcom)Jl Raya Cilebut rawan longsor (Afzal Nur Iman/detikcom)

Selanjutnya, harapan warga:

Selanjutnya
Halaman
1 2