Polisi Cek Kejiwaan Pria yang Hendak Tusuk Imam Masjid di Depok

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 10:05 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan (Foto: dok. iStock)
Depok -

Polisi mengamankan pria bernama Ismail atas dugaan percobaan penusukan kepada imam masjid bernama Prinadi (60) di daerah Cimanggis, Depok. Polisi akan membawa Ismail ke RS Polri untuk dicek kondisi kejiwaannya.

Kapolsek Cimanggis AKP Agus Khoeron mengatakan pemeriksaan kejiwaan dilakukan lantaran Ismail memberikan keterangan yang berubah-ubah. Pemeriksaan kejiwaan juga dilakukan untuk mengetahui apakah Ismail mengalami gangguan jiwa atau tidak.

"Ditanya kadang nggak nyambung, kadang nyambung. Takutnya itu alibi saja, makanya hari ini kita bawa ke psikiater di Kramat Jati (RS Polri). Kita ingin memastikan apakah dia benar ada gangguan kejiwaan atau hanya pura-pura," kata Agus saat dihubungi detikcom, Jumat (29/1/2021).

Agus memastikan korban dan pelaku sama-sama tidak mengenal. Dia menyebut pelaku diduga kerap berada di masjid yang menjadi lokasi penusukan karena rumah pelaku dengan masjid tersebut tidak jauh.

Sampai saat ini polisi belum bisa mengetahui motif Ismail menyerang Prinadi.

"Sampai tadi malam saya tanya pelaku motifnya apa masih nggak tahu," imbuhnya.

Pelaku saat ini masih berstatus terperiksa. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku untuk menentukan langkah selanjutnya.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (28/1) pukul 04.30 WIB di Masjid Al-Mujahidin, Cimanggis, Depok. Saat itu korban tengah mengaji untuk menunggu waktu salat Subuh.

Tiba-tiba pelaku datang dan menyerangnya dari belakang. Pelaku diduga hendak menusuk korban dengan pisau tapi gagal.

"Kronologinya, Pak Imam ini mau salat Subuh. Nah, datanglah calon pelaku yang gagal itu di belakangnya. Jadi, begitu mau nusuk, ngangkat pisaunya, jatuh sendiri," kata Kapolsek Cimanggis AKP Agus Khoeron saat dihubungi, Kamis (28/1).

Setelah aksinya gagal, pelaku lalu diamankan warga. Warga kemudian menyerahkan pelaku ke polisi. Prinadi dilaporkan tidak mengalami luka akibat kejadian itu.

(ygs/mea)