Round-Up

Jejak Pembunuh Karyawati Bank di Bali hingga Divonis 7,5 Tahun Bui

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 29 Jan 2021 05:51 WIB
Pembunuh karyawati di Denpasar ditangkap.
Polisi menangkap pembunuh teller bank swasta di Bali. (Foto: Dok.Istimewa)
Denpasar -

Remaja AHP (15) dinyatakan hakim bersalah atas kasus pembunuhan sadis karyawati bank di Bali berinisial NPW (24). AHP divonis hukuman 7 tahun 6 bulan mendekam di bui.

Kasus pembunuhan ini terjadi pada akhir 2020. Awalnya, jasad NPW ditemukan dalam posisi telentang di tempat tidur pada Senin (28/12/2020) di Ubung Kaja, Denpasar, Bali.

"Iya benar, kita mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada korban dalam rumah setelah kita lakukan olah TKP memang kita temukan seorang wanita dalam kondisi meninggal dunia," kata Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom, saat dihubungi detikcom, Senin (28/12/2020).

Polisi lalu melakukan penyelidikan. Korban NPW diketahui bekerja sebagai karyawan bank swasta di Bali berdasarkan identitas yang ditemukan polisi.

AHP membunuh korban dengan berkali-kali menikam korban. Polisi menyebut ada 25 luka tusukan di tubuh korban.

"Korban meninggal diduga kehabisan darah akibat luka terbuka pada leher, dada, dan perut korban sebanyak 25 luka," kata Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi melalui keterangan tertulis, Selasa (29/12/2020).

Di lokasi korban tewas, sepeda motor hingga uang hilang. Diduga barang tersebut dicuri oleh pelaku.

Pelaku Ditangkap

Kerja polisi membuahkan hasil. AHP, pelaku pembunuhan terhadap NPW ditangkap pada Rabu (30/12/2020) malam.

"Tadi informasi terakhir yang kami dapatkan pada saat apel dari pak Kapolres sudah kita tangkap. Cuma detailnya kami belum dapatkan datanya," kata Sukadi saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (31/12/2020).

Motif Penusukan Bertubi-tubi

AHP tega membunuh NPW secara sadis. Korban tewas akibat kehabisan darah karena mengalami 25 tusukan oleh pelaku.

Apa motif AHP bertubi-tubi menikam korban?

Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan mengatakan pelaku membunuh karyawati bank tersebut adalah untuk menguasai barang milik korban. Pelaku disebut sudah mengintai korban sejak lama.

"Motifnya sementara kita hasil pemeriksaan dan pendalaman kita adalah untuk menguasai barang korban," ujar Jensen kepada wartawan, Kamis (31/12/2020).

Polisi juga mengungkap bahwa tersangka AHP sudah beberapa kali melakukan pencurian. Khusus kasus terakhir, AHP sudah menjadikan korban yang bekerja sebagai teller bank swasta ini sebagai target.

Simak fakta-fakta mengejutkan lain terkait kasus ini di halaman selanjutnya.