DKPP Pecat Ketua KPU Jayawijaya

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 15:50 WIB
Ilustrasi gedung KPU dan Pemilu serentak 2019
Ilustrasi / Logo KPU (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memberhentikan Ketua KPU Jayawijaya, Sonimu Lani. Sedangkan empat anggota KPU Jayawijaya dikenakan sanksi peringatan keras. Ada apa?

"Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras dan Pemberhentian dari Jabatan Ketua kepada Teradu I Sonimo Lani selaku Ketua merangkap Anggota KPU Kabupaten Jayawijaya," demikian bunyi putusan DKPP yang dikutip detikcom, Kamis (28/1/2021).

Putusan ini diketok pada Rabu (27/1) kemarin. Duduk sebagai majelis yaitu Muhammad selaku Ketua merangkap Anggota dan anggota Alfitra Salam, Teguh Prasetyo, Didik Supriyanto, Ida Budhiati, Pramono Ubaid Tanthowi, dan Mochammad Afifuddin.

"Teradu I s.d V terbukti tidak dapat menghadirkan dokumen hasil Pemilu pada Formulir Model DA-1 dan C1 DPRD sehingga hasil kerjanya tidak dapat dipertanggungjawabkan. Teradu I selaku Ketua KPU Kabupaten Jayawijaya dan Teradu III selaku Divisi Teknis mempunyai tanggung jawab lebih besar dalam mengawal kemurnian hasil pemilu," kata majelis.

Teradu I dan Teradu III semestinya menjalankan fungsinya sebagai leading sector memastikan seluruh dokumen administrasi pemilu dikelola dengan baik sehingga proses dan hasil pemilu dapat dipertanggungjawabkan oleh KPU Kabupaten Jayawijaya.

"Dengan demikian Teradu I s.d Teradu V terbukti melanggar ketentuan Pasal 6 ayat (3) huruf c, Pasal 9 huruf a, Pasal 11 huruf a dan b, Pasal 15 huruf e, huruf f, dan huruf g, dan Pasal 16 huruf e Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu," ujar majelis.

Di kasus ini, Koordinator Divisi Teknis kepada Teradu III Agustinus Aronggear dicopot dari jabatannya oleh DKPP. Anggota KPU lainnya, Marten Marian,Alpius Asso, dan Tinus Wuka dikenakan peringatan keras.

"Menjatuhkan sanksi Peringatan kepada Teradu VI Fredy Wamo selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Kabupaten Jayawijaya dan Teradu VII Ansar selaku Anggota Bawaslu Kabupaten Jayawijaya terhitung sejak Putusan ini dibacakan," ucap majelis.

(asp/jbr)