MK Mulai Sidang Gugatan Pilkada 2020 di 5 Kabupaten di Sulsel

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Kamis, 28 Jan 2021 11:30 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi
Gedung Mahkamah Konsttusi (Ari Saputra/detikcom)
Makassar -

Gugatan perselisihan hasil Pilkada 2020 mulai digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pagi ini. KPUD dari lima daerah di Sulsel akan bersidang pada hari pertama ini dengan agenda pemeriksaan pendahuluan.

Berdasarkan informasi jadwal sidang MK, Kamis (28/1/2021), kelima daerah di Sulsel yang akan bersidang hari ini adalah adalah Kabupaten Barru, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Luwu Timur, dan Kabupaten Luwu Utara.

Agenda pemeriksaan pendahuluan ini untuk memeriksa kejelasan permohonan dan memberikan nasihat kepada pemohon terkait permohonan yang diajukan soal hasil Pilkada 2020. Pemeriksaan pendahuluan dilakukan oleh panel hakim yang terdiri atas paling sedikit tiga orang hakim. Pascasidang pemeriksaan pendahuluan, pemohon diberi kesempatan untuk memperbaiki permohonan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Sidang sengketa Kabupaten Bulukumba, Barru, Luwu Timur, Luwu Utara, dan Kabupaten Pangkep dipimpin oleh hakim MK Anwar Usman, hakim Wahidin Adams, dan hakim Eny Ubarningsih.

"Sidang terbuka untuk umum," kata Anwar dalam siaran live streaming MK.

"Jika ada bukti tambahan, bisa diserahkan di awal dan nanti diverifikasi di akhir persidangan," tambahnya.

Perlu diketahui, sidang ini dilaksanakan secara daring dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Lima KPUD di Sulsel yang menjadi termohon dalam sidang ini juga menyatakan siap untuk meladeni gugatan itu

"Kita siap meladeni gugatan itu di persidangan MK nanti," kata Ketua KPU Barru Syarifuddin.

Syarifuddin mengatakan gugatan dilayangkan oleh dua paslon, yaitu Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum dan Mudassir Hasri Gani-Aksah Kasim. Kedua paslon menggugat pencalonan dari peraih suara terbanyak Pilkada Barru, yaitu Suardi Saleh-Aska Mappe.

Untuk Kabupaten Pangkep yang digugat terkait dugaan money politics saat Pilkada 2020 kemarin. Pihak yang menggugat paslon adalah Abdul Rahman Assegaf-Muhammar Muhayang.

(fiq/aud)