Wakil Ketua DPR Dorong Penyelidikan Legalitas 2 Kapal Tanker Asing di Natuna

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 03:51 WIB
Bakamla RI mengamankan dua kapal asing di perairan Pontianak, Kalimantan Barat. Kapal berjenis motor tanker ini diduga melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) secara ilegal.
Foto 2 Kapal Tanker Asing yang Diamankan Bakamla: (Istimewa/Humas Bakamla RI)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin mendorong Kementerian Luar Negeri untuk berkoordinasi dengan pemerintah negara Iran dan Panama terkait dua kapal tanker yang diamankan oleh Bakamla RI di Perairan Natuna. Azis meminta adanya penyelidikan terkait legalitas kedua kapal tersebut.

"Peran diplomasi kita kedepankan, meskipun Pemerintah Iran secara resmi telah meminta penjelasan Indonesia terkait penangkapan kapal tanker tersebut. Namun secara prosedur kita juga dapat melakukan penyelidikan terlebih dahulu mengapa bisa masuk ke Indonesia serta melihat berkas dan dokumen izin kapal tanker tersebut," kata Azis Syamsuddin, dalam keterangannya, Selasa (26/1/2021).

Kedua kapal berbendara negara asing Iran dan Panam itu diamankan oleh Bakamla RI pada Minggu (24/1) dengan KN Pulau Marore-322. Kedua kapal itu diduga melakukan transfer BBM ilegal dan dengan sengaja menutup nama lambung kapal dengan kain serta mematikan AIS untuk mengelabui aparat penegak hukum Indonesia.

Azis pun mendukung langkah Bakamla yang akhirnya melakukan pengamanan terhadap kedua kapal tersebut. Ini bersamaan dengan hari digelarnya Operasi Keamanan dan Keselamatan Laut Dalam Negeri 'Trisula I 2021'.

"Dengan mengacu kepada UndangUndang RI. No. 32 tahun 2014 tentang Kelautan serta Peraturan Presiden No. 178 tahun 2014 tentang BAKAMLA yang bertugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan Indonesia dan wilayah yurisdikasi mulai dari laut territorial sampai dengan ZEE" ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2