Eks Walkot Padang Klaim Aturan Siswi Berjilbab Cegah Iri Rambut Warna-warni

Jeka Kampai - detikNews
Selasa, 26 Jan 2021 17:12 WIB
Eks Wali Kota Padang Fauzi Bahar (dok. Istimewa)
Eks Wali Kota Padang Fauzi Bahar (Foto: dok. Istimewa)
Padang -

Aturan soal jilbab bagi para siswi menuai polemik setelah viral protes dari salah satu orang tua siswi nonmuslim di SMK Negeri 2 Padang. Mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar menjelaskan soal sejumlah manfaat dari aturan siswi berjilbab ke sekolah.

Fauzi awalnya berbicara tentang kebijakan siswi berjilbab yang telah berjalan sejak 15 tahun lalu. Dia menilai ada sejumlah manfaat dari aturan tersebut.

"Itu kalau hari ada sekelompok yang memprotes, ketahuilah tidak ada satu pun guru yang mau mencelakakan anaknya. Saya juga seorang guru soalnya dan itu keinginan guru, kepala sekolah, agar ini seragam kepada anak-anak," kata Fauzi, Selasa (26/1/2021).

Dia mengatakan penggunaan jilbab bisa mencegah saling ejek antara para murid di sekolah. Dia juga menyebut penggunaan jilbab oleh seluruh siswi, termasuk yang bukan beragama Islam, bisa mencegah cemburu gara-gara rambut warna-warni.

"Agar tidak ada anak-anak yang tidak berjilbab kemudian di-bully oleh teman-temannya atau mereka dengan tidak berjilbab rambutnya warna-warni bikin cemburu yang lain. Ini kan tidak bagus," tuturnya.

Fauzi meminta aturan berjilbab bagi para siswi ini tidak dihapus. Meski demikian, dia menegaskan tak pernah ada paksaan bagi para siswi nonmuslim untuk memakai jilbab ke sekolah. Fauzi menduga polemik soal jilbab ini muncul karena miskomunikasi saja.

"Berbusana muslim ini cermin dari Sumatera Barat, khususnya Padang," ujar Fauzi.

Sebelumnya, Fauzi menjelaskan aturan berjilbab ke sekolah itu hanya wajib bagi siswi yang beragama Islam. Sementara itu, siswi nonmuslim tak dipaksa atau diwajibkan berjilbab ke sekolah.

"Kepada masyarakat atau warga Kota Padang yang nonmuslim hanya berupa imbauan tidak diwajibkan. Saya melihat hanya miskomunikasi antara wali murid dan Kepala SMK 2 itu. Pada prinsipnya tidak ada masalah, ada yang berjilbab dan tidak berjilbab bagi nonmuslim," kata Fauzi.

Selanjutnya
Halaman
1 2