KSP Dorong Polisi Usut Ambroncius Nababan Diduga Rasis ke Natalius Pigai

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 15:50 WIB
Deputi V KSP Jaleswari Pramodawardhani
Foto: Jaleswari Pramodhawardani (dok. KSP).
Jakarta -

Akun Facebook Ambroncius Nababan diduga rasis ke mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani menilai pernyataan Ambroncius Nababan tidak mencerminkan prinsip kebhinnekaan dan tak menghargai perbedaan suku, agama ras dan antargolongan.

"Atas dasar tersebut, Polri sebagai aparat penegak hukum jangan ragu untuk melakukan penegakan hukum terhadap kasus ini secara cepat dan tegas," ujar Jaleswari, Senin (25/1/2021).

Jaleswari menegaskan, berdasarkan aturan yang ada, tindakan diskriminasi dapat berbentuk menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang karena perbedaan ras dan etnis berupa tulisan atau gambar untuk ditempatkan, ditempelkan, atau disebarluaskan di tempat umum atau tempat lainnya yang dapat dilihat atau dibaca orang lain.

Terkait kasus Ambroncius Nababan yang diduga rasis ke Natalius Pigai, Jaleswari juga mengingatkan seluruh warga negara Indonesia bahwa tidak ada toleransi dan impunitas bagi siapapun yang bertindak diskrimatif atas dasar apapun, termasuk ras dan etnis.

"Ini adalah peringatan Keras bagi perseorangan ataupun kelompok untuk tidak bermain api dengan SARA, karena pemerintah tanpa ragu akan menindak keras dan tegas segala bentuk tindakan yang dapat mengancam persatuan negara dan bangsa," imbuh Jaleswari.

Untuk diketahui, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat (PB) melaporkan politikus Partai Hanura, Ambroncius Nababan (AN) ke Polda Papua Barat. Ambroncius dilaporkan ke polisi terkait dugaan ujaran rasisme terhadap mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.

Ambroncius dilaporkan gara-gara unggahan di Facebook. Akun Facebook bernama Ambroncius Nababan mengunggah foto Natalius yang disandingkan dengan foto gorila. Dia juga menuliskan kalimat.

Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi mengatakan laporan diajukan oleh Ketua KNPI Papua Barat, Situs Diwansiba hari ini. Laporannya diterima dengan nomor LP/17/I/2021/Papua Barat.

"Usai membuat laporan polisi, Ketua KNPI membacakan pernyataan sikap dihadapkan beberapa Pejabat Utama Polda PB yang menemui pengurus KNPI, yakni Dirkrimum Kombes Ilham Saparona, Dirkrimsus Kombes Romylus Tamtehena, Kabid Propam Kombes Bulang Bayu Samudra dan Kabid Humas Polda PB Kombes Pol Adam Erwindi," kata Adam dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/1).

(gbr/tor)