Pemko Medan Perbaiki Jalan Karya Jaya yang Rusak, Segera Diaspal

Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 24 Jan 2021 19:25 WIB
Jalan rusak di Medan, Sumatera Utara (Istimewa)
Foto: Jalan rusak di Medan, Sumatera Utara (Istimewa)
Medan -

Kondisi ruas Jalan Karya Jaya, Medan Johor, Medan, bak kubangan lumpur usai diguyur hujan. Pemko Medan menyebut jalan tersebut sedang proses perbaikan.

"Jalan Karya Jaya sudah hari Rabu kemarin mulai dikerjakan, hanya saja masih penghamparan base course dulu, untuk pengaspalan belum dilakukan karena ketika siang hari sering hujan, jadi produksi hotmixnya masih terkendala cuaca, tapi Insyaallah segera dikerjakan," kata Kadis PU Kota Medan, Zulfansyah, saat dimintai konfirmasi, Minggu (24/1/2021).

Zulfansyah mengatakan jalan tersebut masih berstatus jalan kota. Pihaknya pernah mengusulkan jalan tersebut statusnya menjadi jalan provinsi karena menghubungkan Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang.

"Ini masih status jalan kota, padahal satu tahun yang lalu sudah kita usulkan menjadi jalan provinsi, sebab jalan tersebut menghubungkan jalan Kota Medan dan jalan Kabupaten Deli Serdang, tapi pihak Provinsi Sumut belum juga menanggapinya," ujar Zulfansyah.

Jalan rusak di Medan, Sumatera Utara (Istimewa)Foto: Jalan rusak di Medan, Sumatera Utara (Istimewa)

Zulfansyah berjanji jalan tersebut bakal segera diaspal. Dia berharap pekerjaan perbaikan jalan segera tuntas.

"Ya, insyaallah segera ditindaklanjutkan dengan pengaspalan," sebut Zulfansyah.

Salah satu warga, Anshari, yang melintas di Jalan Karya Jaya, Medan Johor, pukul 17.00 WIB tadi menyebut jalan tersebut seperti kubangan penuh lumpur dan air. Hal tersebut, katanya, terjadi setelah hujan deras mengguyur Medan sejak pukul 13.00 WIB.

"Lubangnya terisi air semua habis hujan. Susah lewat, jadi macet juga karena orang takut dan menghindar biar nggak masuk ke lubang yang besar-besar," ucapnya.

Sebelumnya, lubang di Jalan ini mulai ditemui sekitar 1 kilometer setelah memasuki Jalan Karya Jaya dari arah Jalan AH Nasution. Lubang berada di tengah jalan.

Terlihat ada bekas timbunan pada lubang yang ada di tengah jalan. Ada juga lubang yang masih terbuka.

Pengendara terlihat menghindari lubang tersebut dengan melintas di pinggir jalan. Warga menyebut kondisi jalan berlubang makin parah 4 bulan terakhir.

"Sekitar 4 bulanan. Mungkin karena hujan, ada genangan air dan mobil yang melintas membuat lubang-lubang tersebut besar," kata salah seorang warga, Evi, Selasa (5/1).

Dia menyebut jalan yang berlubang itu sering ditimbun secara swadaya oleh warga. Namun timbunan dari tanah dan batu yang dibuat warga tak bertahan lama karena banyaknya kendaraan yang melintas dan genangan air.

(isa/isa)