Polisi Ungkap 4 Penyiram Air Keras ke Sejoli di Riau Diupah Rp 8 Juta

Raja Adil Siregar - detikNews
Jumat, 22 Jan 2021 15:22 WIB
Konferensi pers penyiraman air keras di Polresta Pekanbaru (Raja Adil-detikcom)
Konferensi pers penyiraman air keras di Polresta Pekanbaru. (Raja Adil/detikcom)
Pekanbaru -

Polisi mengatakan masih memburu otak pelaku penyiraman air keras terhadap sejoli asal Pekanbaru, Riau, Heggi (26) dan Indah (26). Polisi mengatakan empat pelaku yang telah ditangkap diduga diupah Rp 8 juta untuk melakukan aksi tersebut.

"Pelaku ada empat orang yang sudah ditangkap. Pengakuan mereka diupah Rp 8 juta sama orang di Lapas," ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang, Jumat (22/1/2021).

Dia mengatakan para pelaku menyiramkan air keras karena tak terima wajah mereka diviralkan saat menggelar unjuk rasa di Kampar. Nandang menyebut pihaknya masih menelusuri unjuk rasa yang dimaksud.

"Katanya tidak terima direkam saat unjuk rasa, lalu diviralkan. Unjuk rasa di Kampar beberapa waktu lalu di perusahaan, kami masih dalami lagi terkait unjuk rasa apa," katanya.

Keempat pelaku yang telah ditangkap adalah J Sitorus (28), Elda Pardede (26), Trisurya (18), dan Fajar G (51). Mereka ditangkap di sebuah hotel di Pekanbaru, Senin (18/1).

"Saat ditangkap, kami amankan uang Rp 300 ribu, itu sisa upah yang dibayarkan. Nanti kalau tertangkap otak pelaku kami sampaikan lagi," katanya.

Insiden penyerangan itu terjadi di Jalan Tamtama, Labuh Baru, Pekanbaru, Rabu (13/1). Polisi melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan dari seorang wanita mengenai peristiwa penyiraman air keras tersebut.

Akibat serangan bahan kimia tersebut, Heggi dan Indah mengalami luka serius di wajahnya. Kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Arifin Achmad untuk mendapat perawatan.

Simak juga video 'Polisi Tangkap 3 Begal yang Beraksi dengan Air Keras di Subang':

[Gambas:Video 20detik]



(ras/haf)