Jual Sabu-Simpan Senpi, Eks Kades di Sumsel Tewas Ditembak Polisi

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 19:18 WIB
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Heri Istu menunjukkan barang bukti (Foto: Raja Adil/detikcom)
Foto: Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Heri Istu menunjukkan barang bukti (Foto: Raja Adil/detikcom)
Palembang -

Uladi Sastra, mantan kepala desa di Panukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan (Sumsel), tewas ditembak polisi. Pria berusia 43 tahun itu ditembak dalam penggerebekan narkoba.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Heri Istu menyebut Uladi tewas ditembak saat penggerebekan kemarin di Muaraenim. Ia terendus menjadi bandar narkoba sejak 1 tahun terakhir.

"Tersangka ini dalam catatan kami sejak 1 tahun terakhir menjadi bandar sabu. Hasil keterangan biasa mengedarkan di wilayah Pali," tegas Heri didampingi Kabid Humas, Kombes Supriadi, di Polda Sumsel, Kamis (21/1/2021).

Heri menyebut dalam penggerebekan, Uladi sempat menyerang petugas pakai senjata api rakitan. Tidak main-main, senjata yang dipakai ternyata pabrikan.

"Karena membahayakan, anggota kasih tembakan peringatan ke udara. Tapi tidak diindahkan hingga anggota mengarahkan tembakan ke tersangka," katanya.

Setelah Uladi dilumpuhkan polisi mendapat barang bukti sabu 100 gram di saku celana. Selanjutnya, untuk senjata api diketahui adalah jenis pabrikan yang nomor serinya telah dihapus.

"Di sinilah kami kesulitan untuk menelusuri asal senjata api milik tersangka karena nomor serinya sudah dihapus. Kalau dilihat dari senjata apinya, ini pabrikan," kata Heri.

Meskipun demikian, Heri memastikan akan terus mengusut terkait kepemilikan senjata api. Termasuk dari siapa pelaku mendapat senjata tersebut dan sudah berapa lama ia kuasai.

(ras/mae)