Pengusaha Kepri Tewas Tertembak, 6 Pegawai Bea Cukai Diperiksa Internal

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 17:52 WIB
Kasi Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau, Satrianto (Raja Adil-detikcom)
Foto: Kasi Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau, Satrianto (Raja Adil-detikcom)
Pekanbaru -

Enam pegawai Kantor Bea Cukai Tembilahan yang ikut dalam operasi pengejaran dugaan penyelundup rokok ilegal diperiksa secara internal. Mereka diperiksa Ditjen Bea Cukai terkait tewasnya pengusaha asal Kepri, Haji Permata.

"Enam orang diperiksa internal oleh pusat. Sekarang sedang diperiksa, pemeriksaan terkait kepatuhan," kata Kasi Penyidikan Kanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Riau, Satrianto, di Polda Riau, Kamis (21/1/2021).

Satria datang ke Polda Riau untuk mendampingi Kepala Bea Cukai Tembilahan, Ari Wibowo Yusuf, yang diperiksa polisi. Ari diperiksa terkait tewasnya Haji Permata dalam operasi rokok ilegal.

"Kami mendampingi pemeriksaan di sini. Memberikan bantuan hukum terkait apa yang diperiksa Polda Riau," katanya.

Satria mengatakan Kasi Penindakan Bea Cukai Karimun, Gunar Wirato, juga diperiksa. Gunar diperiksa bersama Ari yang datang lebih awal.

"Iya dua yang diperiksa, Pak Ari dan Gunar. Ini masih diperiksa," katanya.

Sebelumnya, keluarga Haji Permata melaporkan Bea Cukai ke Polda Kepri. Isi laporan tersebut ialah dugaan pembunuhan terhadap Haji Permata.

"Dari surat tanda terima laporan, itu melaporkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pelapornya Bapak Arjuna, kalau tidak salah ini anak almarhum. Terlapornya Bea Cukai," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, Sabtu (16/1).

Selanjutnya
Halaman
1 2