Boyamin MAKI Minta KPK Terbitkan Red Notice untuk Harun Masiku

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 14:46 WIB
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman.
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman. (Foto: Farih/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta KPK menerbitkan red notice untuk Harun Masiku. Sebab, buronan KPK itu hingga kini belum terlacak keberadaannya.

"Sampai saat ini yang saya sayangkan itu adalah salah satunya tidak diterbitkan red notice," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Boyamin mengaku pernah mendapat informasi Harun Masiku ada di luar negeri. Dia pun sempat melakukan pelacakan.

Namun Boyamin enggan menyebut negara yang dimaksud. Untuk itu, dia meminta KPK untuk menerbitkan res notice.

"Bisa jadi Harun Masiku di luar negeri menyelundup lewat perbatasan dan lain sebagainya," ujar Boyamin.

"Artinya KPK perlu melacak di luar negeri dengan cara menerbitkan red notice. Meskipun kembali ke persoalan semula kalau ditanya keyakinan ya Harun Masiku sudah meninggal," lanjutnya.

Boyamin meminta Satgas Pencari Buron KPK bekerja maksimal untuk menemukan Harun Masiku. Hal itu perlu dilakukan untuk memastikan apakah Harun Masiku masih hidup atau sudah meninggal.

"Kalau hidup segera ditangkap, dan diproses ke pengadilan. Kalau meninggal ya segera ditutup perkaranya, di SP3. Karena salah satu alasan SP3 itu kan meninggal dunia. Jadi ini kan segera memberikan kepastian kepada siapapun," katanya.

Simak berita selengkapnya

Selanjutnya
Halaman
1 2