Harun Masiku Tak Kunjung Tertangkap, KPK Bentuk Satgas Pencari Buron

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 20:47 WIB
DPO Harun Masiku.
DPO Harun Masiku (Situs resmi KPK)
Jakarta -

Harun Masiku menjadi tersangka dalam kasus suap PAW DPR yang hingga kini tak kunjung tertangkap. Keberadaan Harun Masiku juga tak terdeteksi oleh KPK hingga saat ini.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan pihaknya tetap optimistis dapat menemukan Harun Masiku. Dia telah meminta jajarannya membentuk satgas khusus mencari buron KPK, termasuk Harun Masiku.

"Kita di pimpinan (KPK) juga telah menginisiasi dan meminta kepada Pak Deputi dan juga dalam rangka itu mencoba untuk membuat sebuah satu satgas yang memang fokus melakukan pencarian kepada orang-orang DPO," kata Lili di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2021).

"Agar cepat efektif dengan membentuk sebuah tim satgas sendiri yang khusus mencari orang-orang yang memang masuk DPO," tambah Lili.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Penindakan dan Eksekusi Karyoto mengharapkan peran serta masyarakat dalam pencarian Harun Masiku. Dia meminta masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaannya dapat melaporkan ke KPK.

"Pertama mengharap pada seluruh masyarakat yang mengetahui atau melihat ciri-ciri dan lain-lain bisa melaporkan kepada kami untuk memberikan informasi dan tentunya setelah itu akan kami tindak lanjutkan," katanya.

Perihal satgas pencari buron, Karyoto mengungkap bahwa dia tengah memilih orang-orang yang ditugaskan dalam satgas tersebut. Menurutnya, satgas itu akan tergabung dari berbagai kedeputian di KPK.

"Satgas ini bisa gabung dari beberapa kedeputian, dari monitoring, dari tim surveillance, dan IT, ini harus gabung menjadi satu. Tidak bisa hanya penyidiknya sendiri atau penyelidiknya sendiri, tentu harus terintegrasi antara tim supporting, pencari dan pengolah data," katanya.

Dia menyebut informasi bahwa Harun Masiku telah meninggal itu hoax. Sebab, sejauh ini KPK tidak menemukan bukti konkret terkait meninggalnya Harun.

"Karena kalau memang orangnya kalau dikatakan meninggal kan ada keterangannya meninggal dimana, dari kelurahan surat kematiannya di mana. Tapi sampai saat ini hanya mungkin ya kami meyakini itu suatu hoax saja. Bagi kami tetap terus akan mencari," katanya.

Simak jejak Harun Masiku di halaman berikutnya.