Pengusaha Kepri Haji Permata Tewas Tertembak, Ada 5 Peluru di Dada

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 21 Jan 2021 14:20 WIB
Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy (Raja Adil-detikcom)
Foto: Dirreskrimum Polda Riau, Kombes Teddy (Raja Adil-detikcom)

Sebelumnya, keluarga Haji Permata melaporkan Bea Cukai ke Polda Kepulauan Riau (Kepri). Isi laporan tersebut ialah dugaan pembunuhan terhadap Haji Permata.

"Dari surat tanda terima laporan, itu melaporkan ada dugaan tindak pidana pembunuhan. Pelapornya Bapak Arjuna, kalau tidak salah ini anak almarhum. Terlapornya Bea-Cukai," kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt, Sabtu (16/1).

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepulauan Riau (Kepri) juga telah buka suara menanggapi kabar penembakan pengusaha di Kepri oleh pihaknya. Bea-Cukai Kepri mengatakan kasus ini berawal dari patroli soal penyelundupan rokok ilegal.

Insiden itu berawal dari pengejaran terhadap kapal yang diduga menyelundupkan rokok ilegal oleh Satgas Patroli Laut Bea Cukai Wilayah Khusus Kepri dan Bea-Cukai Tembilahan, Jumat (15/1). Saat pengejaran, terjadi perlawanan sehingga petugas melepas tembakan.

"Anggota kami sudah dalam posisi terdesak dan pelaku sudah menyerang dengan mengayunkan senjata tajamnya ke badan petugas. Dalam keadaan terdesak dan keselamatan jiwanya terancam, petugas melakukan pembelaan diri dan terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku yang menyerang petugas Bea-Cukai," kata Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat.

Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Riau. Polisi telah memeriksa saksi-saksi, termasuk Kepala Bea Cukai Tembilahan terkait kasus ini.

Halaman

(ras/haf)