Pemkot Depok soal 1/4 Bed RS DKI Diisi Bodetabek: Kita Harus Kolaborasi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 20 Jan 2021 17:22 WIB
Tower 8 dan 9 Wisma Atlet Pademangan dialihfungsi jadi tempat isolasi pasien COVID-19. Area itu diperuntukan untuk pasien COVID-19 tanpa gejala-bergejala ringan
Ilustrasi tempat isolasi pasien COVID-19 (Pradita Utama/detikcom)
Depok -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan seperempat bed di rumah sakit diisi pasien yang berasal dari Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi (Bodetabek). Juru bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana angkat bicara mengenai hal itu.

"Jabodetabek kan wilayah aglomerasi. Dalam penanganan COVID-19 setiap daerah bekerja sama, juga RS," kata Dadang saat dihubungi, Rabu (20/1/2021).

Dia menambahkan RS-RS di Kota Depok seperti di Jakarta, yakni juga menerima pasien dari luar domisili. Dadang pun mengatakan pandemi COVID-19 adalah masalah kemanusiaan.

"Demikian pula RS di Depok, seperti RSUI, RS Bhayangkara, dan beberapa RS lainnya, banyak juga (merawat) warga dari luar Depok. Ini adalah masalah kesehatan yang menjadi masalah kemanusiaan. Kita harus fokus dan berkolaborasi," lanjutnya.

Dadang menerangkan tingkat hunian ICU di RS Depok sudah 92 persen. Tingkat keterisian ruang isolasi di Kota Depok, sambungnya, sudah 84 persen.

Dadang mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sedang berusaha menambah ruang tidur di RS-RS yang ada.

Sebelumnya, kapasitas rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta sudah hampir penuh. Saat ini rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI kapasitasnya tinggal 13 persen.

Hal itu disampaikan Pemprov DKI melalui akun Instagramnya @dkijakarta. Data tersebut diunggah pada Selasa (19/1) kemarin.

"Berikut gambaran terkini kondisi rumah sakit di Jakarta. Kapasitas tersisa 13% lagi untuk menampung pasien COVID-19, baik yang berasal dari Jakarta maupun luar Jakarta," tulis @dkijakarta seperti dilihat detikcom, Rabu (20/1/2021).

Dalam unggahan tersebut, Pemprov DKI Jakarta menyebut jumlah pasien tersebut tidak semua warga Jakarta. Ada warga Bodetabek yang juga dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI.

"RS di Jakarta hampir penuh, seperempat pasien asal Bodetabek per tanggal 17 Januari 2021," katanya.

(sab/isa)