Round-Up

Buntut Panjang Heboh Raffi Ahmad Berpesta Usai Divaksin Corona

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Jan 2021 08:14 WIB
Viral Raffi Ahmad tak pakai masker usai vaksin
Tangkapan layar Raffi Ahmad hadiri pesta usai divaksin Corona (screenshot Instagram Stories)
Jakarta -

Kehadiran Raffi Ahmad dalam sebuah pesta ulang tahun pengusaha berbuntut panjang. Salah satu hal yang disoroti adalah Raffi Ahmad datang ke pesta itu setelah divaksinasi COVID-19.

Raffi Ahmad mendapat keistimewaan sebagai kelompok pertama yang divaksinasi Sinovac di Istana Negara pada Rabu (13/1) pagi. Namun pada malam harinya, Raffi Ahmad malah keluyuran, kumpul-kumpul berpesta dan tidak memakai masker.

Hal ini lantas menimbulkan berbagai kritik hingga menggugat Raffi Ahmad ke PN Depok. Di sisi lain, polisi masih menyelidiki perkara tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum menemukan unsur pidana terkait pesta pengusaha di Mampang Prapatan, Jaksel, yang dihadiri Raffi Ahmad itu. Meski begitu, polisi masih akan melakukan gelar perkara.

"Belum ditemukan (pelanggaran pidana), tapi akan kita gelarkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Senin (18/1/2021).

Yusri menyebut pihaknya sudah mendatangi kediaman pengusaha penyelenggara pesta tersebut. Dia menyebut pesta itu diselenggarakan secara privat di rumah sang pengusaha yang berkapasitas luas.

Tamu yang hadir tidak lebih dari 20 orang. Para tamu datang tanpa undangan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Delapan belas orang di dalam situ yang memang tidak diundang, tapi datang sendiri karena memang sedang ulang tahun juga pemiliknya Saudara RG itu. Mereka nggak diundang, tapi tetap protokol kesehatan, ada swab antigen. Itu di rumahnya memang rumahnya ada seperti lapangan basket yang besar sekali, tapi cuma ada 18 orang itu saja," papar Yusri.

Selain itu, Yusri menyebutkan proses penyelidikan kasus pesta yang dihadiri Raffi Ahmad itu akan tetap berlanjut. Pihaknya masih akan mendalami keterangan saksi-saksi dan menggali kemungkinan adanya pelanggaran pidana dari kasus tersebut.

"Ya kan namanya ini kita selidiki dulu, masih penyelidikan. Masih belum dong, karena hasil temuan yang kita dapatkan ini di rumahnya, bukan di tempat umum. Makanya akan kita gelarkan (perkara)," terang Yusri.

Haji Lulung minta polisi juga memanggil Ahok, simak di halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2 3