Round-Up

Dukungan ke Komjen Sigit Usai Novel Baswedan Ungkap Faksi di Polri

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 16 Jan 2021 22:01 WIB
Jakarta -

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengungkap soal adanya faksi di tubuh Polri. Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo pun banjir dukungan.

Seperti diketahui, nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sudah resmi diajukan Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri kepada DPR. Kini, rangkaian uji menanti jenderal bintang tiga ini menuju kursi Kapolri.

Penyidik KPK Novel Baswedan ikut angkat bicara terkait penunjukan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ini. Novel berharap Komjen Sigit berani memperbaiki internal Polri.

"Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani & antikorupsi. Sehingga Pak Sigit berani perbaiki Polri," tulis Novel Baswedan melalui akun Twitternya, @nazaqistsha, seperti dilihat detikcom, Jumat (15/1/2021).

Novel mengatakan butuh figur pemimpin yang berani untuk mereformasi Polri sehingga bisa mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat. Sebab, menurutnya, ada banyak faksi di Korps Bhayangkara yang sarat kepentingan dan saling menyandera.

Sebab, menurut Novel, terdapat banyak faksi di tubuh Korps Bhayangkara yang sarat kepentingan dan saling menyandera.

"Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan & saling menyandera. Sehingga Pimpinan Polri tidak berani mereformasi Polri menjadi institusi yang dipercaya," tulisnya.

Dukungan untuk Komjen Listyo Sigit pun berdatangan. Berikut ini sejumlah dukungan itu:

Komisi III DPR

Menanggapi isu itu, Ketua Komisi III DPR Herman Herry tidak mengetahui faksi yang dimaksud itu. Namun dia sependapat dengan Novel bahwa Komjen Listyo Sigit Prabowo harus profesional dalam penegakan hukum, baik internal maupun eksternal Polri.

"Kami tidak paham soal hal tersebut karena hal itu yang tau adalah orang per orang di internal Polri. Namun apa yang dikatakan Pak Novel, kami sangat sependapat setidaknya adanya kesepahaman antar-aparat penegak hukum terkait agenda penegakan hukum ke depan agar lebih profesional dan bermartabat," kata Herman kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Lebih lanjut, menurut Herman, tidak tertutup kemungkinan masih adanya basis angkatan di tubuh Polri. Tapi dia yakin Komjen Listyo Sigit Prabowo bisa menjadi pemimpin yang dapat merangkul semuanya demi soliditas Polri.

"Kalau basis angkatan yang dimaksudkan solidaritas secara psikis berdasarkan angkatan pasti ada, namun semua tergantung gaya kepemimpinan pimpinan Polri. Makanya saya katakan bahwa Komjen Listyo Sigit adalah calon Kapolri yang reformatif, dan akan bisa merangkul senior dan junior dalam rangka soliditas organisasi Polri," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3