Novel Baswedan Sebut Banyak Faksi di Polri, PKB Minta Diungkap

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 20:10 WIB
Jazilul Fawaid
Jazilul Fawaid (Foto: MPR)
Jakarta -

Penyidik KPK Novel Baswedan meminta Kapolri baru nanti memperbaiki tubuh Polri karena ada banyak faksi yang menurutnya sarat kepentingan. PKB setuju dengan hal itu.

"Saya setuju 100 persen Kapolri baru harus berani memperbaiki dan mereformasi internal kepolisian," kata Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).

Meski begitu, anggota Komisi III DPR ini mengatakan tidak mengetahui faksi-faksi yang dimaksud tersebut. Jika memang ada, Jazilul meminta diungkap saja ke publik sehingga tidak perlu ada rasa saling curiga.

"Setahu saya di Polri hanya ada satu komando dan satu faksi, yaitu faksi mengamankan NKRI. Saya pribadi tidak tahu persis adanya berbagai faksi di tubuh Polri. Bila ada yang mengetahui faksi-faksi kepentingan di tubuh Polri agar diungkap saja supaya tidak menimbulkan spekulasi dan saling curiga," ujarnya.

Diketahui, Novel Baswedan ikut menanggapi terpilihnya calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo. Melalui akun Twitternya, dia menuliskan harapan kepada Komjen Listyo.

"Semoga Komjen Listyo Sigit, calon tunggal Kapolri adalah pribadi yang berani & antikorupsi. Sehingga Pak Sigit berani perbaiki Polri," tulis Novel Baswedan melalui akun Twitternya @nazaqistsha seperti dilihat detikcom, Jumat (15/1/2021).

"Banyak faksi di Polri yang sarat kepentingan & saling menyandera. Sehingga Pimpinan Polri tidak berani mereformasi Polri menjadi institusi yang dipercaya," tulisnya.

Nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sudah resmi diajukan Presiden Jokowi sebagai calon Kapolri kepada DPR. Kini rangkaian uji menanti jenderal bintang tiga ini menuju kursi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa pensiun.

(eva/isa)