Anies Ungkap Survei Kelompok yang Dipercaya Warga untuk Divaksin Corona di DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 11:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Anies Baswedan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan data survei mengenai siapa sosok yang dipercaya masyarakat terkait COVID-19. Anies menyampaikan ada 180 ribu responden yang disurvei untuk menentukan siapa tokoh yang diundang dalam pelaksanaan vaksinasi Corona di DKI Jakarta hari ini.

"DKI Jakarta pernah melakukan survei ada 180 ribu responden yang menjadi responden survei, ini surveinya sangat besar ditanya terkait dengan informasi COVID, Siapa yang paling Anda percaya?" kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Melalui survei ini, Anies mengatakan bahwa kelompok yang paling dipercaya masyarakat untuk divaksin Corona adalah tenaga kesehatan (nakes). Selanjutnya, disusul oleh unsur pejabat publik dan tokoh masyarakat.

"Hasilnya nomor 1 adalah dokter dan pakar kesehatan, yang kedua adalah pejabat publik, yang ketiga adalah tokoh masyarakat," ucapnya.

Kini, sekitar 19 perwakilan dari ketiga kelompok ini lolos tahapan observasi dan telah mendapatkan vaksinasi tahap pertama di Balai Kota DKI Jakarta. Ke depannya, Anies berharap perwakilan masing-masing kelompok dapat menyosialisasikan kepada masyarakat agar mau divaksin.

"Karena itulah pada hari ini yang berada di tempat ini adalah tiga unsur yang paling dipercaya oleh masyarakat mereka adalah representasi dari 3 unsur ini. Mengapa? Karena yang pertama yang nanti akan menjadi rujukan para dokter kesehatan pakar kesehatan dan pejabat publik dan tokoh masyarakat hadir disini, ketua pimpinan ormas FKUB dan kita berharap ini ada akan mengirimkan pesan tentang salah satu ikhtiar untuk memutus mata rantai penularan COVID-19," imbuhnya.

Anies mengatakan vaksinasi tahap pertama di DKI Jakarta telah berjalan sejak Kamis (14/1). Namun peluncuran vaksinasi Corona di Jakarta baru dilakukan hari ini.

"Kita sudah melewati selama 9 bulan lebih dan hari ini di DKI Jakarta peluncurannya dilakukan walaupun kegiatan vaksinasinya sejak kemarin sudah dikerjakan. Jadi vaksinasi bukan hanya hari ini di Jakarta tapi sudah kemarin tapi upacara peluncurannya hari ini," ungkapnya.

(man/man)