Round-Up

7 Fakta Gempa di Majene yang Terasa hingga Parepare

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Jan 2021 05:16 WIB
Foto dampak gempa di majene Sulbar
Foto: Bangunan yang rusak cukup parah akibat gempa di Majene (dok. BNPB).
Majene -

Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Kamis (14/1) lalu diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,9. Selain terasa di sekitar wilayah Majene, Sulbar, getaran gempa juga dirasa cukup hebat di beberapa wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga Kalimantan Timur.

Laporan BMKG sesaat setelah gempa terjadi menyebutkan, gempa terjadi tepatnya pada Kamis (14/1/2020) pukul 13.35 WIB di koordinat 2,99 Lintang Selatan dan 118,89 Bujur Timur. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

BMKG memastikan tidak ada potensi tsunami dari gempa tersebut.

Berikut 7 fakta terkait gempa M 5,9 di Majene yang terasa hingga Sulsel;

1. Analisis BMKG: gempa terjadi akibat aktivitas sesar lokal

BMKG menjelaskan, gempa M 5,9 di Majene merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal. Hal ini berdasarkan analisa BMKG terkait lokasi gempa yang terletak pada koordinat 2,99 LS dan 118,89 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km arah barat laut Majene, Sulawesi Barat, di kedalaman 10 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1).

Bambang melanjutkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Simak fakta berikutnya terkait gempa Majene di halaman selanjutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6